Pilbup Muna Berpotensi Lahirkan Tiga Paslon, Pengamat: Rawan Dualisme Dukungan Partai – Laman 2 – Kendari Pos
Politik

Pilbup Muna Berpotensi Lahirkan Tiga Paslon, Pengamat: Rawan Dualisme Dukungan Partai

Sementara itu, Syarifuddin Udu posisinya juga masih rentan. Pengumuman Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sultra mengenai arah dukungannya ke Syarifuddin beberapa waktu lalu, tidak memberikan kepastian bahwa Hanura akan memberikan pintunya pada Dirjen Bina Keuda Kemendagri itu. Sebelum SK diturunkan, menurut Najib, lobi-lobi politik masih terbuka lebar sehingga hasil akhirnya bisa saja berubah.

Ia sedikit menyayangkan sikap Hanura di daerah yang melakukan pengumuman terlalu cepat. “Baik di Pileg maupun Pilkada, keputusan partai masih terlalu sentralistik. Di satu sisi, ini juga menjadi kelemahan,” argumennya. Namun, Ketua Tim Penjaringan Daerah Hanura Sultra, Muttaqim Siddiq, saat dikonfirmasi sebelumnya menegaskan bahwa dukungan itu tidak akan berubah. Syarifuddin akan dibekali surat tugas sebelum SK rekomendasi diturunkan. “Belum. Insya Allah (surat tugas) keluar Februari,” kata Muttaqim.

Rusman Emba yang awalnya dianggap sangat berpeluang mendapatkan rekomendasi partai karena nilai tawar posisinya sebagai petahana, rupanya belakangan cukup “goyah”. Meski demikian, menurut Najib, kans Rusman untuk didukung Golkar masih sangat besar. Terlebih Ridwan, BAE sebagai Ketua DPD Golkar Sultra sudah menentukan sikap. Walau dukungan Ridwan bersifat personal, hal itu tetap akan menambah amunisi bagi Rusman dalam melobi DPP Golkar. Jika berhasil mengamankan kursi partai beringin, Rusman masih membutuhkan tambahan dua kursi. Kata Najib, PDIP dan Demokrat yang merupaka
“Di sini (Muna) sangat kompetitif. Tapi paling mungkin lahir tiga Paslon. Saya juga melihat sangat rawan terjadi dualisme dukungan partai di daerah. Ini harus diantisipasi karena akan merugikan partai dan kepala daerah yang diusung nantinya,” kata alumnus Universitas Hasanuddin Makassar ini. Mengenai peluang kemenangan, lanjut dia, bergantung pada peta koalisi dan jumlah Paslon yang lahir. Jika muncul tiga Paslon yang terdiri dari Baharuddin, LM Rajiun Tumada (RT) dan LM Rusman Emba (RE), maka RE akan diuntungkan. Sebab, warna suara Baharuddin dan RT agak mirip-mirip. Berbeda jika Paslon terdiri dari Syarifuddin Udu (SU), RT, dan RE, maka SU bisa jadi poros tengah. Sehingga sulit ditebak siapa yang terkuat. Jika RT tidak jadi melenggang, maka antara SU, RE, dan Baharuddin juga akan sama-sama kuat. “Wakil akan menjadi penentu yang sangat signifikan. Makaanya harus pandai-pandai memilih. Sebaiknya jangan terjadi irisan suara dalam koalisi,” pungkasnya. (b/uli)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy