Peserta Seleksi CASN Koltim, Muna dan Mubar Terancam Tak Ikut Ujian

“Pengambilan kartu tes berakhir Sabtu kemarin. Karena masih banyak yang belum mengambil, kita ambah sampai hari Senin. Kalau tidak datang berarti sudah tidak ingin tes CPNS. Sampai kemarin, sudah 80 persen yang telah terdistribusi” ujar Abraham pada Kendari Pos, Minggu (26/1).

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, sebanyak 8 ribuan peserta berhak mengikuti tes. Sayangnya, belum semuanya mengambil kartu ujiannya. Padahal pihaknya telah membuka beberapa loket untuk memudahkan pengambilan kartu ujian. “Saya berharap pembagian kartu bisa secepatnya tuntas karena masih banyak yang perlu dipersiapkan,” ujarnya.

Di sisi lain, terus mempersiapkan pelaksanan tes yang akan digelar di Kendari. Untuk itulah, ia meminta peserta seleksi terus mengupdate informasi melalui akun facebook BKPSDM Koltim. Pasalnya, semua informasi akan di share di akun tersebut. “Kita harap peserta bisa mempersiapkan diri menghadapi tes SKD,” imbuhnya.

Kepala BKPSDM Muna, Sukarman Loke mengatakan pelaksaan tes dijadwalkan berlangsung selama sepekan dari tanggal 13 sampai 21 Februari di gedung akademi keperawatan Raha. Tes akan digelar bergilir dengan target sedikitnya 400 orang per hari. Pemkab sudah menyalurkan kartu ujian kepada peserta terdaftar. “Tesnya menggunakan sistem computer asistad test berdasarkan instruksi BKN Makassar,” jelasnya.

Mantan Asisten II Sekretariat Daerah Muna itu menyebutkan peserta CPNS yang akan mengikuti tes di Raha berjumlah 4.118 orang. Terdapat 236 kuota diperebutkan dengan rincian distribusi peserta per formasi antara lain 11 pelamar untuk kuota satu tenaga teknis, 891 peserta untuk 54 kuota formasi kesehatan dan 3.216 peserta untuk 181 kuota formasi guru. “Seperti penerimaan sebelumnya. ada dua tahap tes yakni SKD dan SKB,” terangnya.

Peserta tes harus memenuhi nilai minimum masing-masing tahapan seleksi atau disebut passing grade. Peserta tahun ini sedikit lebih dimudahkan dengan kebijakan penurunan nilai tersebut. Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan menetapkan nilai tes potensi akademik sebesar 126, nilai tes wawasan kebangsaan 65 dan tes inteligensi umum 80. “Kit berharap dengan passing grade begitu banyak yang terkafer,” imbuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Dokumentasi dan dan Pengembangan, BKPP Mubar, Hanur Al Kadirun mengimbau peserta yang lulus seleksi administrasi harus segera mempersiapkan diri. Jadwal seleksi yang ditunggu-tunggu telah diberikan BKN regional Makassar melalui laman websitenya. “Jadwal seleksi SKD Mubar itu tanggal 11 sampai 20 Februari 2020,” bebernya kemarin.

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *