Penambang di Kolut Kian “Beringas” : Bukit Dikeruk, Sungai Batu Putih Tercemar – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Penambang di Kolut Kian “Beringas” : Bukit Dikeruk, Sungai Batu Putih Tercemar

Tiga kapal tongkang bersandar di jetty yang diduga milik PT.KMR. Kapal-kapal itu melakukan pemuatan dan dua lainnya berlabuh di pesisir menunggu antrian untuk masuk dan sandar di jetty

KENDARIPOS.CO.ID — Pemburu ore nikel, perorangan hingga korporasi kian “beringas” di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Mereka mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Sungai di Batu Putih diduga tercemar. Air sungai kini berubah warna menjadi kecoklatan.

Kuat dugaan, sungai tercemar akibat penambangan ore nikel yang “beringas”, menggerus (merusak) lingkungan.Pantauan Kendari Pos, sejumlah kapal tongkang pengangkut material ore bersandar melakukan pengangkutan. Setidaknya tiga kapal tongkang berlabuh di jetty milik PT.Kurnia Mining Resources (KMR) dan satu lainnya di jety PT.Kasmar Tiar Raya (KTR). Dalam dua pekan terakhir armada ini bergantian melakukan pengangkutan material.

Menyikapi tercemarnya sungai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kolut, Iskandar Adnin mengatakan bukan hanya penambang perorangan yang berkontribusi terhadap pencemaran. Namun termasuk perusahaan yang memiliki IUP. Bukit-bukit dirambati alat berat semakin tidak terkendali. Bukti yang berada di tepi jalan nasional hingga ke pesisir laut tak luput di keruk.

Iskandar Adnin memastikan sungai-sungai di sana berwarna kecoklatan akibat aksi penambangan ore nikel. “Kami sudah menerima aduan masyarakat dan kami juga telah melihat secara kasat mata sungai itu sudah berwarna coklat (tercemar),” ujarnya kepada Kendari Pos, kemarin.

Dalam waktu dekat, Iskandar Adnin akan menurunkan tim untuk mengambil sampel dan akan diperiksa melalui prosedur uji laboratorium. Iskandar mengaku pencemaran lingkungan itu akan berdampak pada sumber mata air yang dikonsumsi masyarakat, pertanian hingga pengairan perikanan darat dan habitat pesisir yang merugikan nelayan. “Pekan ini kami akan turun lapangan dan fokus tiga bulan pertama khusus di utara (Batu Putih) karena di sana yang terlihat parah,” paparnya.

Setahu dia, di Kecamatan Batu Putih telah banyak IUP perusahaan yang sudah kedaluwarsa. Sayangnya, Pemkab Kolut tidak mengetahui jumlah pasti IUP dan perusahaan yang masih aktif karena tidak mendapat tembusandari Pemprov Sultra. “Kesulitannya di situ. Data dan pengawasan di provinsi, sementara perusahaan beroperasi di sini. Kalau tidak rajin sidak, mungkin kami tidak tahu siapa yang beroperasi di Batuh Putih, apalagi pemprov yang jauh dari lokasi,” sindirnya.

Iskandar mengatakan pihaknya tidak punya kekuatan memaksa perusahaan-perusahaan yang dianggap melakukan pencemaran agar mematuhi rekomendasi atau hasil evaluasi temuan DLH Kolut. Meski begitu ia berjanji akan berkomunikasi dengan pihak terkait.

“Kalaupun tidak mempan maka kami akan teruskan ke Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup. Sudah ada yang sebelumnya sempat diberi sanksi administrasi seperti PT.AMIN,” ungkapnay sembari memastikan tim dari badan konservasi akan turun mengecek ke lapangan.

Sebelumnya, manajemen PT.Kurnia Mining Resources (KMR) membantah melakukan penambangan karena Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) telah dicabut. Zulkifli selaku Kuasa Direktur PT KMR mengaku perusahaannya memiliki Operasi Produksi (IUP OP) dan sertifikat Clear and Clean (CnC) aktif. Berdasarkan hal tersebut PT. KMR mempunyai hak untuk melakukan kegiatan konstruksi, produksi, pengangkutan dan penjualan serta pengolahan dan pemurnian dalam WUIP.

Dari pantauan Kendari Pos, jetty PT.KMR yang paling sering disandari kapal tongkang dalam kurun beberapa pekan terakhir. Biasanya tiga kapal tongkang sandar dan selebihnya berlabuh di perairan menunggu giliran. Meski izin dan legalitas kelengkapan pengangkutan diduga tidak sepenuhnya dimiliki namun rata-rata cukup mengantongi RKAB sudah bisa mengangkut ore. (rus/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy