Namamu Dekat Allah, Kelakuanmu Dekat Jin, Oleh : La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Namamu Dekat Allah, Kelakuanmu Dekat Jin, Oleh : La Ode Diada Nebansi

KENDARIPOS.CO.ID — Saya kecewa dengan mukamu. Nampak tak berdosa. Dalam Wikipedia, namamu berarti kalam Allah SWT yang hanya diturunkan kepada para nabi dan rasul. Tapi, kelakuanmu, ampun saya. Namamu mengetuk Allah SWT, tapi kelakuanmu mendobrak Jin.
Saya sudah telepon Jin Ifrit. Kata Ifrit, bukan dia yang goda, tapi itu sudah kelakuan umum.

Godaan Ifrit dkk dalam wilayah politik sudah tuntas. Artinya, tanpa godaan Ifrit Cs pun, seluruh kelakuan di wilayah politik amat sangat rentan dengan perilaku korup. Pintu partai tak pake duit, tapi calon kepala daerah butuh banyak duit untuk dapat pintu partai. Uang untuk membeli partai, kamu sebut biaya politik. Bayaran memilih ketua partai, kamu sebut dengan biaya akomodasi. Bayaran untuk meloloskan anggaran kamu sebut biaya rapat setengah kamar.

Ifrit bilang, untuk wilayah politik, bukan lagi kami yang menggoda tapi kami yang tergoda. Ifrit Cs sekarang ini, telah meninggalkan area politik untuk selanjutnya memasuki area tambang. Namamu menggetarkan jiwa. Kelakuanmu menyayat perasaan. Mukamu polos seperti baru tahunan meninggalkan muka bayi. Sumpahmu, demi dharma bahkti tapi kelakuanmu amit-amit.

La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

Pernyataanmu hanya taat pada undang-undang, tapi kelakuanmu taat pada uang-uang. Hakmu kau tuntut. Hak orang kau rampas. Kamu untung buntung, orang yang ingin kamu rugikan justru untung beruntung. Rencanamu membarter kehormatan orang dengan kehinaan, tapi kamu lalai bahwa terhormat dan terhina bukan wilayahmu, kecuali Allah SWT punya kuasa. Jangan salahkan orang berpikir begini: urusan pergantian antar waktu (PAW) yang sudah jelas ketetapannya, jelas saksi-saksinya, jelas datanya, jelas dokumennya, jelas arsipnya, masih bisa kamu mainkan dan sukses menemukan celah barterannya.

Bagaimana lagi dengan hasil pemilihan yang belum terdokumentasi, belum terfile kabinet, hasil pemilihan masih bisa difluktuatifkan? Wuih, ngeri kamu. Saya mau sebut hasil pemilihan itu, tapi jangan sampai bermunculan para spekulan isu. Jabatanmu yang hanya satu di Indonesia, tidak cukup membuat kamu eling. Gajimu yang berpuluh-puluh kali lipat dibanding pegawai honorer di daerahku, tak juga melahirkan kesyukuran atasmu. Anggotamu di provinsi minimal 5 orang. Sebanyak 34 provinsi, minimal anggotamu 170 orang. Anggotamu di 600-an kabupaten di

Indonesia minimal 5 orang. Jika satu orang saja kamu bebani setoran satu kilogram jambu mete per bulan, maka minimal dalam sebulan kamu dapat 600 kilogram jambu mete siap goreng. Dan, ini halal di mata Ifrit. Memungkinkan lolos dari sadapan KPK, karena KPK ndak mungkinlah mau urus jambu mete. Jika 600 kilogram jambu mete itu kamu jadikan uang, sudah siap Wa Foli yang tadah. Dari jambu mete yang bebas sadap itu, sudah banyak duit kamu dapat. Apalagi yang kau cari?

Oleh karena berada di tengah permainan serba duit, serba sogok, serba ngomong duit miliaran, puluhan miliar, ratusan miliar, jadilah pembicaraan seolah-olah ratusan juta menjadi duit kecil. Seterusnya, seolah-olah menerima duit sogokan di bawah miliaran, menjadi sah dan tak ada perasaan salah. Ini yang membuat kamu lalai. Ini, yang dimaksudkan oleh Ifrid bahwa saat ini, di wilayah politik, mereka sudah terkategori bukan lagi kelompok penggoda. Namamu dekat Allah SWT, tapi kelakuanmu tinggal satu digit dengan Jin. (nebansi@yahoo.com)

1 Comment

1 Comment

  1. Athif Nur

    14 Jan 20 11:32 at 11:32

    Ngerieee….Wa Foli terbawa2 jadi PENADA hahahahah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy