Kondisi Hamil, Ibu Muda di Lasusua Ditemukan Tewas Tergantung – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Kondisi Hamil, Ibu Muda di Lasusua Ditemukan Tewas Tergantung

KENDARIPOS.CO.ID — Ariani (18 Tahun), Warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) ditemukan tidak bernyawa kondisi tergantung tali di atap rumah, Rabu (8/1/2019) pagi.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Nelli, sekira pukul 08.00 wita. Nelli langsung teriak histeris hingga membuat tetangga berdatangan. Berdasarkan keterangan paman Ariani bernama Marzuki, ponakannya baru saja menikah dengan pria warga Desa Tojabi Kecamatan Lasusua 31 Agustus 2019 dan kondisi sedang hamil muda. “Mereka baru menikah. Ariani ini kemenakan saya. Kenapa bisa seperti ini,”ucap Marzuki sambil mengeluarkan air mata.

Jasad Ariani saat dievakuasi.

Kata Marzuki, Ariani tinggal bersama suaminya di Desa Tojabi. Korban sempat dirawat di BLUD Djafar Harun karena sakit dan memilih pulang ke rumah orang tuanya karena kerap terlibat pertengkaran dengan sang suami. “Baru dua hari keluar dari RS dan tidak mau kembali ke rumah suaminya karena sudah dipukul,” ucap Marzuki sebagaimana pengakuan Ariani sebelumnya.

Marzuki menduga ponakannya dalam kondisi stres berat akibat pertengkaran dalam rumah tangga hingga nekat mengakhiri hidupnya. “Pihak keluarga tidak menerima peristiwa itu dan meminta kepolisian mengusut tuntas penyebab meninggalnya Ariani,” jelasnya.

Jasad Ariani sempat dibawa ke BLUD Djafar Harun untuk diotopsi. Kasat Reskrim Polres Kolut, IPTU Ahmad Fathoni belum bisa berkomentar jauh saat ditanya awak media terkait kematian korban. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan di lapangan. “Masih penyelidikan,” ucapnya singkat.(rus)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy