Jalan Nasional di Pohara Tak Kunjung Tuntas – Kendari Pos
Nasional

Jalan Nasional di Pohara Tak Kunjung Tuntas

Progres pekerjaan jalan nasional di Pohara, Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Konawe yang diperkirakan mencapai 26 persen. Akibatnya antrian mengular terjadi saban hari. Padahal, sesuai kontrak kerja, pekerjaan proyek jalan itu harusnya tuntas Desember 2019.

KENDARIPOS.CO.ID — Banjir hebat melanda Sultra pada Juni 2019. Dampaknya masih dirasakan hingga kini di Pohara, Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe. Ruas jalan amblas ketika itu. Perbaikan jalan dilakukan sejak tahun 2019, namun hingga kini tak kunjung tuntas.

Sebagai gantinya, pengguna jalan masih mengandalkan jembatan bailey sebagai akses alternatif. Jembatan bailey merupakan jembatan jenis truss portabel, pra-pabrikasi atau jembatan rangka baja sebagai jembatan darurat yang bersifat sementara,red).

Belum tuntasnya jalan nasional itu sangat meresahkan masyarakat karena mobilitasnya terhambat ketika hendak menuju Konawe, Konut, Kolaka Timur, Kolaka dan Kolaka Utara. Begitu sebaliknya ketika masyarakat hendak menuju Kota Kendari. Waktu dan tenaga mereka melayang sia-sia hanya karena mengantri berjam-jam untuk melintas di jembatan Bailey. Butuh waktu lebih lama jika melintas di akhir pekan.

Warga Unaaha, Arifuddin (46) mengaku butuh waktu 2 jam lebih mengantri ketika hendak menuju Konawe dari Kota Kendari. “Saya mulai mengantri dari depan SMAN Sampara. 2 jam lamanya saya menunggu giliran melintas di jembatan bailey. Belum tuntasnya jalan ini sangat merugikan kami. Seharusnya kami tiba di Unaaha lebih cepat, ini justru butuh waktu lebih lama,” ujarnya kepada Kendari Pos, Selasa (7/1).

Andri (28) warga kecamatan Sampara menuturkan, mobilisasi warga sangat terganggu lantaran pengerjaan

jalan di Kelurahan Rawua yang tak kunjung tuntas. Katanya, antrian panjang kendaraan terjadi hampir setiap hari. Bukan hanya hari biasa tetapi juga terjadi pada akhir pekan. Antrian hebat kendaraan khususnya roda empat bisa mencapai satu kilometer.

“Kalau yang pakai mobil pasti capek mengantri karena jembatannya sempit. Kasihan, siapa tahu orang itu buru-buru hendak ke Kendari atau sebaliknya. Untung kita pakai motor. Bisa selip-selip diantara mobil,” cetusnya, Selasa (7/1).

Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) 2.2 Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari, Rudi Rachdian mengatakan, jalan permanen sedang dibuat sepanjang 125 meter. Tepat di bagian samping jembatan bailey. Rudi mengakui jalan permanen belum rampung. Padahal target awal selesai pada Desember 2019. “Tahapan jalan baru sekira 26 persen. Jadi ini bukan sekedar membuat jalan biasa, tetapi perlu di bor lalu dibuat pondasi pada bagian pinggir serta diberi dinding penahan. Hal ini untuk menghindari longsor sehingga jalan yang dibangun jauh lebih kuat,”kata Rudi saat dikonfirmasi Kendari Pos.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy