Hadiri Rapat Bersama PB PON, Agista : Keamanan Atlet Sultra Harus Terjamin di Papua – Kendari Pos
Olahraga

Hadiri Rapat Bersama PB PON, Agista : Keamanan Atlet Sultra Harus Terjamin di Papua

KENDARIPOS.CO.ID — Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 akan dilaksanakan di Papua. Event nasional ini diagendakan bergulir 20 Oktober sampai 2 November 2020. Sejauh ini tuan rumah pelaksana terus mematangkan persiapan, mulai venue pertandingan, pemondokan, konsumsi dan lainnya. Meski begitu ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian serius demi suksesnya kejuaraan empat tahunan tersebut. Salah satunya terkait keamanan kontingen dari setiap provinsi.

Hal tersebut diungkapkan langsung Ketua Umum KONI Sultra, Agista Ariany, saat menghadiri rapat PB PON bersama KONI pusat yang dihadiri pengurus KONI se Indonesia di Jakarta. “Pihak keamanan TNI dan Polri harus menjamin keamanan seluruh atlet atau kontingen. Ini jujur pak sangat penting dan harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai atlet kita tidak nyaman dalam bertanding,” ujarnya, dan mendapat dukungan dari seluruh KONI.

Hal lain, lanjut istri Ali Mazi ini soal pemondokan atlet. Ia menginginkan agar venue pertandingan tidak jauh. ” Saya harap ini juga menjadi perhatian dari PB PON,” sambung dia. Kemudian, soal menu makanan atlet Agista meminta tidak terlalu dibatasi oleh PB PON sebab masing-masing daerah memiliki selera. “Kami rencana menyiapkan menu makanan khusus. Kami ingin semua maksimal. Dan ini saya rasa sangat penting,” jelasnya.

Ketua Umum KONI Sultra, Agista Ariany saat menghadiri rapat di Jakarta.

Terakhir soal Agista menegaskan menolak dengan tegas soal adanya pemangkasan 10 cabang olahraga. “Kami menolak pemangkasan itu dan mendukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dan KONI Pusat untuk tetap mempertandingkan 10 Cabor itu,” tegas Agista dalam forum dialog bersama jajaran pengurus KONI Pusat.

Penolakannya bukan tanpa alasan kata Agista. Itu dikarenakan pihaknya telah menggelar Pra PON, mulai dari mengikuti penyisihan hingga ada yang lolos ke PON. “Tidak tersedianya venue jangan dijadikan alasan untuk memangkas cabor tersebut. Kan bisa kita pindahkan di provinsi lain tanpa mengurangi nilai pegelarannya,” tutup Agista. Sebelumnya, panitia besar PON XX bersama Pemerintah Papua sepakat untuk memangkas 10 dari 47 cabor yang dipertandingkan dalam ajang olahraga empat tahunan itu. Alasannya, dikarenakan tidak tersediannya sarana yang representatif untuk menggelar cabor tersebut.

Adapun 10 cabor yang dimaksud meliputi, arum jeram, balap sepeda, woodball, gateball, golf, soft tenis, tenis meja, dansa, dan petanque. Padahal Sultra baru saja meloloskan 3 dari 10 cabor yang dimaksud yakni balap sepeda 3 nomor, serta gateball dan golf masing-masing 1 nomor. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy