Gaet Aisyah Ditu, Koalisi Rumah Kita Berlanjut – Kendari Pos
Muna

Gaet Aisyah Ditu, Koalisi Rumah Kita Berlanjut

Aisyah Ditu

KENDARIPOS.CO.ID — Tran Ditu kembali berkibar dipanggung Pilkada Muna. Sebelumnya, Abdul Malik Ditu mendampingi Bupati Muna, Rusman Emba pada pilkada 2015 lalu. Melenggang ke Pilkada 2020, Rusman Emba menggandeng Aisyah Ditu sebagai bakal calon Wakil Bupati Muna.

Nama Aisyah Ditu, yang juga adik Wakil Bupati Muna saat ini sedang menguat sebagai bakal calon pendamping petahana LM. Rusman Emba. Sinyal dilontarkan LM. Rusman Emba yang menyebut sosok Aisyah menjadi figur paling ideal dari sejumlah nama yang dipertimbangkan.

Rusman menerangkan nama Aisyah Ditu memenuhi semua kriteria sebagai calon wakil bupati. Ia mengaku sudah menelaah semua figur potensial dan mengerucut pada nama Aisyah. Komunikasi intensif kini terus dijalin untuk mematangkan keputusan politik tersebut. “Ibu Aisyah figur prioritas untuk wakil. Sekarang kami lagi bahas lebih teknis untuk pemantapan koalisi,” jelasnya, Rabu (29/1) kemarin.

LM. Rusman Emba sebelumnya sudah memberi kriteria pasangan ideal. Diantaranya harus berasal dari latar belakang yang berbeda dari dirinya baik dari sisi profesi, geopolitik, partai bahkan usia. Kriteria itu diambil untuk memaksimalkan basis massa yang bisa dihimpun. Sisi profesi misalnya, Rusman yang berlatar pengusaha dan politisi akan menjaring wakil dari luar segmentasi tersebut. Misalnya dari unsur birokrasi, akademisi maupun aktivis.

Geopolitik juga sudah menjadi kesepakatan tidak tertulis di Muna bahwa pasangan calon harus mewakili empat distik besar yakni Tongkuno, Lawa, Kabawo dan Katobu. Sosok Aisyah diakui Rusman adalah sangat representatif berdasarkan kalkulasi politik tersebut.

Aisyah Ditu merupakan kader partai Demokrat yang saat ini duduk untuk periode keduanya di DPRD Muna. Secara geopolitik, Aisyah berasal dari wilayah Kabawo, sementara Rusman berasal dari Tongkuno. Terlebih Aisyah Ditu juga merupakan adik Wakil Bupati Muna saat ini, Abdul Malik Ditu. Dengan begitu, pilihan menggandeng Aisyah sama saja melanjutkan koalisi “Rumah Kita Jilid II”. “Kami sudah pelajari dari beberapa nama. Arahnya ke situ (Aisyah Ditu),” ungkap Rusman.

Keputusan memaketkan Rusman-Aisyah dinilai sangat tepat oleh Pengamat Politik Sulawesi Tenggara, Dr.Muh. Najib Husain. Ia berpendapat jika pasangan tersebut terwujud maka akan menjadi paket komplit untuk menang di Pilkada Muna. Keduanya berasal dari segmentasi pemilih yang berbeda sehingga bisa memperkuat bassis massa di lapangan. “Keputusan tepat bagi Rusman jika menggandeng trah Ditu,” paparnya.

Memilih Aisyah ditafsirkan sebagai upaya Rusman mengunci dukungan empat kursi partai Demokrat. Kursi wakil untuk partai biru dianggap sebagai barter politik yang sepadan. Apalagi, mesin politik Demokrat punya prestasi bagus dengan memenangkan dua kali Pilkada Muna.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy