Dinkes Sultra Siagakan Tim Medis di Morosi – Kendari Pos
Nasional

Dinkes Sultra Siagakan Tim Medis di Morosi

dr. ANDI HASNAH
PLT. KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULTRA

KENDARIPOS.CO.ID — Novel Coronavirus (nCoV) atau virus Corona telah menyebar di belasan negara. Negeri ini tak luput dari intaian virus yang mewabah di Wuhan, Cina. Apalagi di Sultra. Seribuan tenaga kerja asing (TKA) berada di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Bukan tidak mungkin, virus itu di bawa para TKA.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pemerintah kabupaten/kota sudah bergerak melakukan langkah antisipasi potensi masuknya virus Corona. Seluruh akses masuk dan keluar TKA asal Cina, baik bandara maupun pelabuhan diawasi ketat.

Langkah yang dilakukan setiap daerah pun beragam, khususnya untuk daerah dengan lalu lintas warga Tiongkok terbanyak seperti di daerah Morosi, Konawe bahkan sudah menyiapkan petugas medis lintas sektor. “Mereka standby di PT.VDNI untuk mengecek TKA asal Cina yang bekerja di sana. Mereka berjaga selama 24 jam per tanggal 27 Januari hingga virus ini benar-benar dinyatakan sudah tidak ada. Di Morosi, sekira 724 TKA diperiksa kesehatannya. Alhamdulillah belum ada ditemukan adanya gejala corona,” ujar Plt.Kepala Dinas Kesehatan Andi Hasnah kepada Kendari Pos, Selasa (28/1).

Meski begitu, proses pelayanan kesehatan disetiap puskesmas di Konawe dan seluruh daerah akan ditingkatkan. Termasuk menambah petugas medis agar dapat memantau kehadiran TKA yang baru datang. Bukan hanya itu, alat pelindung diri seperti masker harus disiapkan disetiap daerah. “Jadi kita juga harus siaga alat pelindung diri lengkap seperti masker N-95 3 dan untuk para petugas yang mengawal di pelabuhan dan bandara memang wajib menggunakan masker dalam bertugas,”ungkap dr.Andi Hasnah.

Dia juga memastikan akses masuk TKA asal Cina akan hentikan sementara. Menurutnya, gubernur sudah setuju dan akan dibuat Pergub untuk antisipasi. “Insya Allah secepatnya, sebab kita tidak mungkin membiarkan daerah kita terpapar. Mencegah akan lebih baik ketimbang mengobati. Kita harus bertindak cepat, jangan hanya melangkah tapi melompat demi darah kita,”ungkapnya.

dr.Andi Hasnah mengaku dirinya tidak bisa terlepas dari pernyataan organisasi kesehatan dunia (WHO). Berdasar dari rilis WHO Hingga saat ini, corona belum disebut sebagai emergency internasional. “Belum ada rilis resmi dari WHO jika penularanbnya itu dari manusia ke manusia. Yang ada penularan dari hewan ke manusia.Dan belum ada bukti penyebarannya dapat terjadi dari manusia ke manusia,” jelasnya.

Namun, proses kewaspadaan tetap dilakukan Dinas Kesehatan Sultra. “Jadi sebelum masuk ke Sultra, TKA itu akan diperiksa terlebih dahulu di Bandara Internasional seperti, Bali, Jakarta dan Makassar. Tapi kita juga tidak bisa menjudge mereka itu terpapar. Terkecuali mereka pernah pulang ke Cina beberapa hari ini, tiba-tiba flu itu yang di waspadai,” kata dr.Andi Hasnah.

Salah satu cara memutus mata rantai potensi masuknya nCoV di Sultra melalui moratorium (penghentian sementara) masuknya TKA Cina. Anggota DPRD Sultra, Sudirman meminta Pemprov Sultra harus menjamin dan memastikan keamanan kesehatan masyarakat dari ancaman virus Corona.

“Memang saat ini belum ada (nCoV). Bagaimana kalau besok-besok muncul. Nah, sebelum itu terjadi, pemerintah harus tegas. Caranya hanya satu, moratorium masuknya TKA Cina ke Sultra. Sementara waktu saja hingga semuanya benar-benar clear,” ujar Sudirman dalam rapat dengar pendapat bersama dinas terkait di gedung DPRD Sultra, Selasa (28/1).

Anggota Komisi III DPRD Sultra itu mengungkapkan dirinya bukan berada pada sisi menolak TKA Cina. Usulan moratorium sebagai bentuk antisipasi terhadap keamanan kesehatan masyarakat Sultra. “Lingkungan kita dirusak, mineral kita diambil. Sekarang mereka datang bawa penyakit. Lalu, warga kita tertular maka akan menyedot APBD untuk membiayai penyakit dari virus yang dibawa TKA,” ungkap Sudirman.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy