Dinkes : Sultra Masih Steril dari Virus Corona – Kendari Pos
Nasional

Dinkes : Sultra Masih Steril dari Virus Corona

Ilustrasi Corona

KENDARIPOS.CO.ID — Ribuan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok, Cina silih berganti masuk ke Sultra. Lalu lintas TKA ini bukan tidak mungkin akan membawa virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCov)yang kini mewabah di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Pemerintah Provinsi Sultra dan pemerintah kabupaten yang menjadi tujuan kerja para TKA harus menempuh tindakan antisipasi. Tujuannya agar 2019-nCov tidak merebak pula di Sultra.

Rasa was-was kini menyelimuti Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. TKA asal Tiongkok terbanyak berada di wilayah kekuasan Kery. Mereka bekerja di sektor pertambangan di Kecamatan Morosi. Jumlahnya mencapai sekira 1.235 orang sesuai data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra tahun 2019. Dengan jumlah TKA itu, tentu saja Kery khawatir warganya terpapar virus Corona.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengaku akan menemui Gubernur Sultra, Ali Mazi untuk membahas secara khusus potensi dan langkah antisipasi virus Corona masuk di Sultra. “Di Konawe sudah ada ribuan warga Cina yang jadi tenaga kerja. Tentu ini membuat saya khawatir. Terlebih peralatan kesehatan di Konawe belum maksimal. Sehingga deteksi dini peredaran virus corona sulit dilakukan. Ditambah sulitnya warga asing untuk diberikan penyuluhan kesehatan dari pemerintah daerah,” ujarnya kepada Kendari Pos, Minggu (26/1).

Kery meminta Pemprov Sultra memperketat arus masuknya TKA Cina ke Sultra. Sebab, Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe yang pro aktif melakukan penyuluhan kepada TKA justru mengalami kesulitan. “Kita tidak mau virus corona ini menyebar di Sultra. Saya akan menggelar rapat dengan unsur Forkompimda untuk mencari solusi terbaik. Termasuk saya akan menemui gubernur dalam waktu dekat guna membahas hal tersebut,” tuturnya.

Bagi Kery, persoalan virus corona bukan hanya tanggungjawab Pemkab Konawe yang daerahnya jadi tujuan TKA Cina. Semua daerah bertanggujawab mengantisipasi peredaran virus corona di Sultra. “Walau di Indonesia belum ditemukan, tapi kita harus waspada. Selain itu, tenaga kerja lokal bukan hanya dari Konawe saja. Ada dari Muna, Buton dan daerah lain di Sultra. Jadi jangan sampai ini menjadi ancaman serius bagi Sultra. Kita harus deteksi dini dan mencegah semaksimal mungkin,” tegasnya.

Plt.Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, dr Andi Hasnah mengungkapkan Sultra masih aman dari teror virus corona. “Kita masih steril. Belum ada tanda-tanda. Kalau ada kan harus diisolasi. Yang diantisipasi sekarang adalah penularannya. Pemerintah kabupaten dan kota sudah kita beritahu agar waspada,” imbuhnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy