Cuaca Buruk Terjang Sultra : 17 Rumah di Kolut Rusak, Delapan di Bombana – Kendari Pos
Nasional

Cuaca Buruk Terjang Sultra : 17 Rumah di Kolut Rusak, Delapan di Bombana

KENDARIPOS.CO.ID — Memasuki musim peralihan, kondisi cuaca di wilayah Sultra tak menentu. Hujan deras kerap datang tiba-tiba. Padahal kondisi cuaca sebelumnya cukup terik. Hujan yang turun turut disertai angin kencang. Di Kolaka Utara (Kolut) dan Bombana, angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga.

Di Kolut, cuaca buruk yang disertai angin kencang terjadi di beberapa lokasi. Diantaranya di Desa Lawadia, Kelurahan Mala-mala, Desa Ainaani Tariani dan Desa Ujung Tobako. Untuk menghindari amukan angin, sejumlah warga memilih mengungsi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, 17 rumah mengalami kerusakan. Sementara di Bombana, sebanyak delapan rumah rusak diterjang angin puting beliung.

Angin ribut menerjang Kolut mulai pukul 19.00 Wita, Minggu (5/1). Pada Senin (6/1) pagi, angin kencang kembali mengoyak rumah warga. Bukan hanya itu, sejumlah pohon tumbang menimpa rumah. Sejumlah dinas terkait seperti BPBD dan TNI-Polri langsung mengerahkan personil ke lokasi bencana.

Kapolres Kolut, AKBP I Wayan Riko Setiawan SIK menjelaskan hasil pencatatan personilnya di lapangan terdapat beberapa titik terdampak musibah tersebut diantaranya Desa Maruge, Lambuno, Lawadia termasuk Sorona. “Angin kencang ya bukan angin puting beliung. Rata-rata per desa satu hingga empat rumah dan dominan kerusakan atap,” ujarnya, Senin (6/1).

Sejak Minggu malam sambung Wayan Riko, sapaan AKBP I Wayan Riko Setiawan telah mengerahkan anggotanya ke titik masing-masing membantu korban terdampak seperti pemasangan terpal sementara pengganti atap. Beruntung, tidak ada korban jiwa termasuk luka-luka terkecuali kerugian materil. Perhitungan awal, kerugian materil setiap rumah bervariasi mulai dari Rp 10-25 juta dan mungkin masih lebih. Pihaknya terus memastikan rumah-rumah terdampak guna memudahkan personilnya diarahkan langsung ke titik-titik kejadian.

Sementara itu, Kepala BPBD Kolut, Syamsuriany mengatakan telah melakukan pendataan warga yang terkena dampak angin puting beliung. Dari laporam sementara, empat rumah di Desa Lawadia mengalami rusak ringan dan sedang. Di Kelurahan Mala-mala, Desa Ainaani Tajriani dan Desa Ujung Tobaku, satu unit rumah rusak. Di Kelurahan Katoi tiga rumah rusak parah.

“Personil BPBD juga mendapatkan dua unit rumah di Desa Delang-delang dan Desa Simbula mengalami rusak. Sementara di Desa La Nipa-nipa satu unit rumah. Pemda telah menyalurkan bantuan logistik berupa, beras, tenda gulung, air mineral, mie instan, selimut dan family kit,” pungkasnya.

Di Bombana, cuaca ekstrem mengintai wilayah Pesisir. Sejak Minggu (5/1) hingga Senin (6/1) dini hari, angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga. Dari data BPBD setempat, sebanyak delapan rumah yang rusak akibat cuaca buruk di Kecamatan Rumbia, Kecamatan Mataoleo dan Kecamatan Lantari Jaya

“Ada delapan rumah yang rusak. Sebanyak empat unit rumah di Kecamatan Rumbia, dua unit di Kecamatan Mataoleo dan dua di Kecamatan Lantari Jaya,” beber Andi Syarifuddin, Kepala BPBD Bombana saat dikonfirmasi, Senin (6/1) kemarin.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy