Ali Mazi Minta Guru Budayakan Siswa Membaca Sehari Satu Jam – Kendari Pos
Metro Kendari

Ali Mazi Minta Guru Budayakan Siswa Membaca Sehari Satu Jam

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra Ali Mazi mendorong peningkatan mutu pendidikan daerah ini. Karena itu, ia mengajak guru, orang tua dan pemerintah berperan menciptakan pendidikan yang berkualitas. Pemprov berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan memberikan penghargaan kepada guru non-PNS. Sebab guru honorer juga berdedikasi melahirkan para generasi penerus bangsa.

“Dalam mengatasi permasalahan kekurangan guru, Pemprov mengangkat 3.750 guru tidak tetap menjadi guru tetap non-PNS melalui surat keputusan Gubernur. Pembangunan perpustakaan modern juga wujud mencerdaskan generasi bangsa,”jelasnya saat memberikan sambutan dalam Konferensi Provinsi Persatuan Guru republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sultra masa bhakti XXII tahun 2020 di Calro hotel Kendari (17/1).

Selain itu, kata suami Agista Ariany itu, untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa, pemerintah menggagas program Sultra Cerdas. Ia mengaku berpihak kepada guru. Sebab guru perpanjangan tangan pemerintah untuk mencerdasakan anak bangsa. “Tanpa guru kita tidak bisa jadi apa-apa. Guru juga harus mengajarkan siswa untuk terus membaca, kalau tidak membaca buku, dari mana ilmunya. Budayakan membaca. Biar sehari satu jam saja,” pintanya.

Gubernur Sultra Ali Mazi (enam kanan) usai menyerahkan penghargaan kepada guru pengurus PGRI kabupaten yang tercepat melunasi iuran PGRI saat konferensi provinsi PGRI Sultra di Claro Hotel Kendari, kemarin (17/1). Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi (lima kanan) dan Kepala Dinas Dikbud Sultra Asrun Lio (enam dari kiri).

Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi mengatakan, guru adalah episentrum perubahan dan bergerak dalam memberikan makna. Meski canggihnya era refolusi industri, tapi peran guru tidak akan dapat digantikan oleh alat apapun. “Pendidikan bermutu adalah pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan berkompetensi akdemik, kompetensi yang dilandasi kompetensi personal, sosial serta nilai-nilai akhlak mulia. Setiap guru wajib memiliki kompotensi itu, bukan hanya sekedar memberi ilmu, tetapi juga menyalurkanya,” jelasnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy