TPAS di Muna Senilai Rp 13 Miliar Diresmikan – Kendari Pos
Muna

TPAS di Muna Senilai Rp 13 Miliar Diresmikan

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS) Wawesa Muna akhirnya tuntas dikerjakan. Butuh waktu 60 tahun merealisasikan sarana penampungan sampah yang representatif tersebut. TPAS Wawesa akan menguraikan masalah klasik soal sampah sekaligus mengantarkan Muna menatap Kota Adipura untuk pertama kalinya.

Sahabudin, Kepala Satuan Kerja Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tenggara menerangkan perjalanan berdirinya TPAS pertama di Muna memakan waktu panjang. Balai telah berkoordinasi dengan Pemkab sejak 2007 untuk penyediaan lahan. Namun baru di era Bupati Muna LM. Rusman Emba lahan representatif seluas delapan hektar bisa dihibahkan.

“Saya mengapresiasi kegigihan, keseriusan dan semangat Bupati karena telah dengan keras mengupayakan TPAS ini bisa dibangun. Padahal program ini sudah sejak 2007, namun baru terealisasi,” jelasnya dalam acara serah terima pengelolaan dan pemanfaatan TPAS, Minggu (1/12).

Pembangunan TPAS Wawesa meliputi sembilan item pekerjaan yang menelan dana Rp13 miliar. TPAS tersebut dibangun modern dengan sistem sanitary renfill. Ada produksi energi terbarukan dari gas yang dihasilkan sampah. TPAS akan menjawab tiga masalah yakni pencemaran lingkungan, udara dan kesehatan. TPAS mampu menampung sampah dari Kecamatan Duruka, Lasalepa, Katobu dan Batalaiworu dengan kapasitas 63 ribu ton. “Dikerjakan selama 198 hari dari masa kontrak enam bulan. Proyek ini paling cepat selesai,” jelasnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Mustaba menerangkan, TPAS Wawesa termasuk yang pertama di Indonesia dibangun bersamaan dengan bantuan fasilitas berupa eksavator. Namun bantuan akan diberikan setelah melihat komitmen Pemkab Muna dalam mengelola sarana tersebut. Salah satunya menyediakan satu unit loader. Penyerahan TPAS saat ini bersifat pemanfaatan sementara. Sedangkan pengalihan status aset baru diproses enam bulan kedepan.

“Kalau Pemkab komitmen sesuai SOP, antara lain memenuhi janjinya menyediakan sarana pendukung, tahun depan bisa ditambahkan jembatan timbang atau pengolahan listrik tenaga uap. Fasilitas itu sangat penting untuk penilaian Adipura karena kita berharap Muna juga dapat penghargaan itu,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Muna LM. Rusman Emba menyebut keberadaan TPAS merupakan langkah besar bagi masyarakat Muna. Fasilitas itu akan menuntaskan masalah klasik yang selama ini menjadi momok bagi Kota Raha yakni sampah. Ia mengapresiasi Balai yang telah membantu Pemkab mewujudkan Kota Raha yang bersih. Paling tidak, Pemkab kini dapat menyusun rencana kebijakan pengelolaan sampah terpadu setelah adanya TPAS modern dan ramah lingkungan. “TPAS ini sudah lama ditunggu-tunggu. Semoga dapat menjadi solusi masalah sampah selama ini yang sulit terurai,” katanya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy