“Usulan TPP tahun 2020 kita naikkan. Tapi karena adanya surat edaran Mendagri, maka draft usulannya harus dikaji ulang. Sebab ada pembatasan. Namun saya meminta ASN tetap semangat dan profesional melayani masyarakat di Koltim,” pinta Tony Herbiansyah kemarin.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian BKPSDM Koltim, Abraham mengatakan besaran TPP 2020 belum ditetapkan. Pasalnya, payung hukumnya berupa peraturan bupati (Perbup) harus disesuaikan dengan surat edaran Mendagri. Saat ini, Perbupnya masih digodok. Namun ia memastikan akan segera dirampungkan.

Bila mengacu surat edaran Mendagri, TPP Sekab, eselon II, III, IV dan staf kemungkinan tak berubah. Namun khusus Inspektorat diberi pengecualian. Jadi ada peluang pegawai inspektorat naik. Namun semuanya masih dalam proses. Bila sudah rampung, besarannya akan kita sampaikan,” pungkasnya. (b/kus)

Laman: 1 2