Rusman Emba Akui Peran Organisasi Perempuan Cegah Stunting – Kendari Pos
Muna

Rusman Emba Akui Peran Organisasi Perempuan Cegah Stunting

Bupati Muna LM. Rusman Emba (pakaian dinas) didampingi Ketua PKK Muna, Yanti Setiawati Rusman (kanan) di acara peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Muna kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Peringatan hari ibu di Muna tidak hanya sekedar seremonial belaka. Namun menjadi tonggak upaya pencegahan stunting di daerah berjuluk Bumi Sowite. Apalagi isu stunting kini menjadi tantangan yang dihadapi kaum perempuan di dekade terakhir ini. Jika tidak diantisipasi, stunting dapat menggerus kualitas sumber daya manusia yang memicu penurunan daya saing daerah maupun sebuah negara.

Bupati LM. Rusman Emba meyakini setiap Ibu memiliki andil besar dalam menentukan kualitas generasi pada setiap fase peradaban manusia. “Masalah ini sedang menjadi kekhawatiran setiap Ibu. Sehingga cara terbaik memeringati hari Ibu ialah meningkatkan kesejahteraan mereka,” paparnya di Galampano pada acara yang juga dirangkaikan dengan peringatan hari Darmawanita ke-20 dan pengukuhan duta PAUD kecamatan kemarin.

Peran perempuan dalam pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum menjadi seorang Ibu. Kebutuhan nutrisi perempuan sebelum memasuki kehamilan harus terus dijamin. Rusman memahami, pemerintah harus menunjukan kontribusi nyata pada upaya pencegahan itu dengan bekerja meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sebab menurutnya, pencegahan stunting merupakan upaya sistemik dan multisektor yang menuntut peran aktif pemerintah. “Pemkab harus menjadi pelopor peningkatan kesejahteraan perempuan,” ujarnya dihadapan ratusan kaum ibu dari unsur PKK, Bayangkari dan Persit.

Pemkab Muna sendiri telah menganggarkan Rp1,3 miliar untuk dana pemberantasan stunting. Anggaran yang bersumber dari dana penugasan itu akan dikelola untuk meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya memenuhi nutrisi setiap bayi dan balita. “Namun tentunya ada pula penguatan pendidikan dan program pemberdayaan yang bersifat ekonomis agar perempuan bisa meningkatkan taraf hidupnya,” jelasnya.

Sementara itu, Yanti Setiawati Rusman Ketua PKK Muna menerangkan, selain isu stunting, perempuan juga harus menjadi duta persatuan bangsa. Kesetaraan gender juga digaungkan untuk memberi ruang partisipatif bagi perempuan dalam berbagai sektor baik di pemerintahan maupun kemasyarakatan. “Setiap Ibu harus tangguh dan bisa bersaing di era industri 4.0 saat ini,” imbuhnya.

Dewan Penasehat Dharma Wanita Konawe Utara (Konut), Hj. Nurponirah Ruksamin (kiri) saat menyalami pengurus Dharma Wanita di Hari Ibu ke 91 di Pelataran Kantor Bupati Konut kemarin.

Di Konawe Utara (Konut), Dewan Penasehat Dharma Wanita Konut mendorong perempuan turut berpartisipasi dalam seluruh aspek pembangunan. Apalagi peringatan hari ibu merupakan momentum kebangkitan perempuan Indonesia dan persatuan kesatuan perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan dan perjuangan bangsa.

“Perempuan tidak hanya pengguna hasil pembangunan, namun juga harus berperan dan berpartisipasi disegenap aspek pembangunan. Baik secara pribadi, mandiri maupun organisasinya dalam berbagai aktivitas,”ujar Dewan Penasehat Dharma Wanita Konut, Hj. Nurponirah Ruksamin, (23/12)

Mantan anggota DPRD Konawe itu menuturkan sesuai dengan tema hari ibu “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, dengan fokus peningkatan peran perempuan dalam kewirausahaan sebagai salah satu solusi penurunan angka kekerasan terhadap perempuan, peningkatan peran keluarga dalam pendidikan anak dan pencegahan pekerja anak.

“Perempuan sebagai tiang negara, karena dalam kehidupan bernegara. Manusia-manusia yang lahir dari keluarga yang kuat dan kokoh akan lebih mudah berkarya dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Disinilah peran penting seorang ibu terlihat. Seorang ibu yang sukses adalah yang berhasil menjalankan perannya dalam keluarga,”ujar istri Bupati Konut itu.

Dari keluarga yang kuat, kata, Hj. Nurponirah Ruksamin tentu akan muncul laki-laki yang lebih prima dalam berkarya. Sehingga anak-anak akan tekun belajar dalam meraih cita-cita bagi bangsa dan negara. “Sehingga bila unit-unit keluarga baik dan berkualitas. Maka dalam skela negarapun akan menjadi baik,” pungkasnya. Seremoni peringatan itu dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang sudah dijalankan. Diantaranya jalan santai dan lomba senam kreasi. (b/min/ode/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy