Perangkat Desa Digaji Setara PNS – Kendari Pos
Nasional

Perangkat Desa Digaji Setara PNS


KENDARIPOS.CO.ID — Mulai tahun depan, seluruh perangkat desa bakal mendapatkan gaji layaknya PNS, yakni setara gaji PNS golongan II-a yakni sekitar Rp 1,5 juta/bulan. Ternyata anggaran yang disiapkan negara cukup besar, yaitu mencapai Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun.

Guru Besar IPDN Prof Sadu Wasistiono (kiri) dalam diskusi peluncuran buku karya Prof Hanif Nurcholis (dua dari kanan) di kampus Universitas Terbuka, Rabu (18/12).

Data tersebut diungkapkan oleh Guru Besar IPDN Prof Sadu Wasistiono dalam bedah buku “Pemerintahan Desa, Nagari, Gampong, Marga, dan sejenisnya” karya Prof Hanif Nurcholis di kampus Universitas Terbuka, Rabu (18/12).

Dia mengatakan saat ini jumlah perangkat desa mencapai 420 ribu orang di seluruh Indonesia. Dia menegaskan sudah tidak ada lagi rencana pemerintah menjadikan perangkat desa sebagai PNS. Namun pemerintah memberikan gaji para perangkat desa itu setara PNS golongan II-a. Yaitu sebesar Rp.1,5 juta/bulan. “Dihitung keluar angka Rp.7 triliun sampai Rp.8 triliun,” katanya.

Sadu mengatakan ketika para perangkat desa itu dijadikan PNS, anggaran gajinya makin besar. Sebab secara berkala PNS mengalami kenaikan pangkat atau golongan. Untuk itu skema penghasilan tetap sebesar Rp.1,5 juta/bulan itu menurutnya sudah pas.

Terkait peluang perangkat desa menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), Sadu mengatakan perlu dikaji lebih dalam. Sebab jika menjadikan perangkat desa sebagai ASN P3K, maka secara kelembagaan pemerintahan desa adalah lembaga pemerintah resmi. “Padahal saat ini kedudukan (pemerintah, Red) desa belum jelas apakah itu sebagai struktur pemerintahan atau menjadi lembaga komunitas masyarakat,” ujarnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy