Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh orang tua untuk mengubah cara pandang dan mengubah pola pikir mengenai sekolah unggulan yang hanya mendidik siswa yang pintar dan berekonomi menengah keatas. “Pada dasarnya setiap anak itu punya keistimewaan dan keunikannya sendiri. Dan kalau itu dikembangkan secara baik itu akan menjadi modal untuk masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, pakar pendidikan Prof. Dr. Hafid Anwar mengatakan bahwa penambahan kuota untuk jalur prestasi upaya yang cukup bagus dari pemerintah. Sebab, anak akan berlomba-lomba untuk mendapatkan prestasi yang gemilang di sekolahnya karena memiliki keinginan memasuki sekolah yang menurutnya pas dan cocok untuknya.

“Ini perlu diapresiasi, semoga penambahan kuota jalur zonasi ini mampu memberikan ruang yang lebih banyak lagi untuk anak-anak yang berprestasi,” pungkasnya, saat ditemui di Plaza Inn Kendari, kemarin. (idh/b)

Laman: 1 2