Napak Tilas Arung Palakka Diusulkan Jadi Event Nasional

Masyarakat Buton-Kota Baubau dan Bone memiliki ikatan sejarah masa lampau yang tidak bisa terlupakan. Raja Bone, Arung Palakka pernah tinggal di tanah Buton saat melarikan diri dari kejaranan tetara Raja Gowa, Sultan Hasanuddin. Arung Palakka bersembunyi di dalam goa untuk menghindari kejaran tentara Gowa. Kini goa tersebut diberi nama Gua Arung Palakka (Liaana La Toondu) terletak di sekitar kawasan Benteng Keraton Buton. Dari situlah jalinan kekerabatan dan persaudaraan antara Buton dan Gowa terus dibina dan dikokohkan melalui kegiatan napak tilas.

“Napak tilas kita gelar untuk mengingatkan kedekatan para leluhur kita, Kesultanan Buton dan Arung Palakka. Sehingga dengan semua itu bisa lebih merekatkan kembali tentang hubungan baik antara leluhur kita,” terang mantan Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) itu.

Setiap kegiatan napak tilas Arung Palakka, Bupati Bone, Andi Fashar M selalu hadir di Kota Baubau bersama rombonganya. Dalam napak tilas Bupati Bone bersama rombongan akan berjalan menyusuri setiap tempat persinggahan Arung Palakka saat datang di tanah Buton. Yaitu, mulai dari Jembatan Batu sebagai tempat persinggahan pertama Arung Palakka, kemudian lanjut menuju benteng keraton dengan berjalan kaki. (b/ahi)

Facebooktwittermail

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.