Mendikbud: Penggantian UN Mulai Tahap Uji

“Selama satu tahun ke depan, kami akan melakukan persiapan untuk menyiapkan model Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter ini,” ujarnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, perubahan format ujian nasional (UN) sudah berdasarkan kajian yang melibatkan banyak pihak, mulai dari guru, penggiat pendidikan, hingga organisasi luar negeri seperti The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang melakukan program International Student Assessment (PISA) 2018.

Nadiem juga menyebutkan, untuk menilai hasil aspek kognitif pada pelaksanaan UN belum lengkap. Kini, UN lebih pada aspek memori, padahal aspek memori dan kognitif adalah dua hal yang berbeda. Selain itu, UN tidak menyentuh aspek karakter anak.

“Mungkin banyak yang enggak setuju sama saya, tetapi saya percaya nilai sistem dari satu anak itu sama pentingnya, mungkin lebih penting daripada kognitifnya. Pertanyaannya, apa sih asesmen kompetensi. Mohon dipahami bahwa Kemdikbud tidak akan membuat keputusan seperti ini tanpa ada basisnya, tanpa ada standarnya,” imbuhnya. (der/fin)

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *