Mendikbud: Penggantian UN Mulai Tahap Uji

Totok berpendapat, bahwa pendidikan tidak hanya menguasai mata pelajaran (mapel), tetapi juga melatih berpikir anak. “Sayangnya, hal tersebut selama ini kurang dilakukan, padahal kajiannya sudah ada. Nantinya AKM ini merupakan alat refleksi bagi guru untuk mengetahui letak kekurangan saat mengajar,” tuturnya.

“Jadi, apabila guru melakukan perbaikan kompetensi, dasarnya ada. Misalnya, kemampuan peserta didik menggunakan konsep Matematika tentang konsep bilangan, ternyata kurang, maka guru dapat melakukan perbaikan,” tambahnya.

Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter itu akan dimulai pada 2021. Penyelenggarannya sendiri pada pertengahan jenjang seperti kelas 4 untuk SD, kelas VIII untuk SMP dan kelas XI untuk SMA.

Untuk pelaksanaanya sendiri, Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter itu menilai kemampuan literasi, numerasi dan karakter anak. Untuk UN pada 2020 akan tetap diselenggarakan seperti sebelum-sebelumnya.

Facebooktwittermail

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.