Marak Tambang Ilegal di Sultra, Pemprov “Tutup Mata” – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Marak Tambang Ilegal di Sultra, Pemprov “Tutup Mata”

KENDARIPOS.CO.ID — Keluhan Bupati Kolaka Utara (Kolut) Nur Rahman Umar terkait maraknya aktivitas tambang diduga ilegal di wilayahnya sampai di telinga anggota DPRD Sultra. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui dinas teknisnya seperti “menutup mata”.

Anggota DPRD Sultra, Suwandi Andi meminta Pemprov Sultra turun tangan mengatasi dan menyelesaikan persoalan yang disampaikan Bupati Kolut, Nur Rahman Umar kepada media massa beberapa waktu lalu. “Ini masalah serius. Pemprov dan Pemda Kolut harus berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan itu. Pemprov sebagai pemilik kewenangan dan Kolut sebagai kontroling daerah kekuasaannya,” ujar Suwandi Andi, Jumat (6/12).

Suwandi mengapresiasi sikap Bupati Kolut yang mau membeberkan ketimpangan aktivitas tambang di wilayahnya.
“Sekian banyak perusahaan tambang di Kolut yang bermasalah. Dan itu dibenarkan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra. Untuk itu persoalan pertambangan di Kolut termasuk juga di daerah lainnya harus diseriusi,” tukas pria yang juga Ketua Komisi III DPRD Sultra itu.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Sultra lainnya, Aksan Jaya Putra menegaskan
pihaknya fokus mengawasi dan terjun langsung ke lapangan agar proses pertambangan di Sultra berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. “Kita juga minta Pemprov Sultra bersikap tegas. Mari kita bersama-sama membuat sektor tambang bermanfat untuk kesejahteraan masyarakat. Kita akan langsung ke lokasi, apabila kita temukan tambang yang menyalahi aturan maka kita akan rekomendasikan untuk diberi sanksi sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD Sultra itu mengaku kerap menerima aspirasi masyarakay mengenai sektor pertambangan. “Persoalan tambang di daerah kita ini sangat serius. Dan itu disuarakan oleh masyarakat setiap daerah yang memiliki potensi tambang,” kata Aksan.

Laporan masyarakat yang sering sampai ditelinga Aksan adalah adanya dugaan pertambangan ilegal dan ketimpangan kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang. “Kita punya kekayaan alam. Harusnya bisa menyejahterakan masyarakat. Buat apa ada tambang tapi masyarakat sengsara,” ungkap Aksan.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy