Makna Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Oleh : Prof. Hanna – Kendari Pos
Kolom

Makna Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Oleh : Prof. Hanna

Prof Hanna

KENDARIPOS.CO.ID — Di suatu tempat, sekelompok peserta upacara memperingati hari guru berbaris rapi.Para undangan mendapat tempat khusus di tribun. Mereka tak merasakan teriknya matahari. Guru-guru berdiri rapi di lapangan, di bawah guyuran terik matahari. Peluh bercucuran.

Itulah potret guru-guru kita yang taat regulasi. Taat perintah. Rela berdiri berjam-jam meski panas terik demi sebuah loyalitas sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Sebuah semboyan yang membuat guru bermartabat dan kemungkinan juga membuat guru terlecehkan.

Guru pahlawan tanpa tanda jasa dapat menginspirasi orang yang mendengar bahwa pekerjaan utama dari seorang guru adalah pengabdian, bukan pengorbanan. Pengabdian adalah perbuatan baik berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang dilakukan dengan ikhlas.

Pengabdian pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab seperti seseorang bekerja keras untuk mencukupi kebutuhannya.
Sedangkan pengorbanan berasal dari kata korban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengharapkan suatu imbalan maupun pamrih dari orang lain. Perbedaan kedua kata itu tidak begitu jelas. Adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesama kawan sulit dikatakannya pengabdian, karena mengandung arti lebih rendah tingkatnya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada teman. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa bentuk harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.

Pengabdian lebih menunjukan kepada perbuatan sedangkan pengorbanan menunjukan kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut suatu pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut suatu pengabdian.

Kalau saya katakan jasa seperti kalimat yang tertulis dalam bait itu, tentu rujukannya adalah berbasis ekonomi yang mendefinisikan jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Rujukan saya adalah Phillip Kotler berkata jasa adalah setiap tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh salah satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip intangibel dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terikat dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.

Demikian juga Adrian Payne: jasa adalah aktivitas ekonomi yang mempunyai sejumlah elemen (nilai atau manfaat) intangibel yang berkaitan dengannya, yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan. Perubahan dalam kondisi bisa saja muncul dan produksi suatu jasa bisa memiliki atau bisa juga tidak mempunyai kaitan dengan produk fisik demikian Wikipedia menulis.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy