Lima Parpol Klaim Tolak Calonkan Eks Koruptor – Laman 2 – Kendari Pos
Nasional

Lima Parpol Klaim Tolak Calonkan Eks Koruptor

Sementara itu, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus menyambut baik keputusan MK. Apalagi, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memiliki gerakan Golkar Bersih. “Kami menghormati keputusan dari MK. Kedua kita juga harus menghormati hak asasi setiap warga negara. Ketiga tentunya kita juga harus menghormati kebijakan Partai Golkar, yaitu gerakan Golkar Bersih,” ungkap Lodewijk.

Pernyataan senada pun dilontarkan, sekjen PKB Hasanuddin Wahid. Dia mengklaim, partainya tidak mengajukan mantan koruptor pada Pileg 2019. Kebijakan ini akan dilanjutkan pada Pilkada 2020. “Cek saja tahun 2019 kemarin itu partai mana yang mencalonkan mantan eks koruptor? Sekali lagi disitu tidak ada PKB. Kalau di Pileg saja tidak ada apalagi di Pilkada,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan yang menegaskan bahawa tidak akan mengusung bekas narapidana kasus korupsi?. “Nah oleh karena itu jika ada calon-calon yang dari diusung atau muncul yang berkaitan dengan korupsi tentu kami akan mempunyai pikiran kuat untuk tolak itu,” ujar Hinca di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).

Hinca menegaskan, alasan menolak karena Partai Demokrat mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Bahkan kader partai yang melakukan korupsi juga mendapatkan sanksi tegas. “Artinya sejak awal Demokrat ini lakukan upaya maksimal pemberantasan korupsi,” katanya.

Hinca juga menuturkan, Demokrat menginginkan calon kepala daerah yang diusungnya tidak memiliki cacat hukum. Misalnya pernah menjadi narapidana kasus korupsi. “Kita ingin pastikan bahwa yan kami usung calon-calon pemimpin ini adalah yang bersih, yang tidak kotor dengan korupsi,” ungkapnya.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy