KPK Ganti Pimpinan, Kasus Novel Makin Gelap

KPK

KENDARIPOS.CO.ID — Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terus menemui jalan buntu. Meski KPK sudah berganti kepemimpinan, belum ada gebrakan baru dalam penyelesaian kasus tersebut.

Buntunya pengungkapan kasus Novel menjadi salah satu bahasan dalam paparan catatan tahunan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK). Lantaran tidak dipenuhinya komitmen pemerintah dalam menangani kasus-kasus penting dan yang berkaitan dengan pelanggaran HAM di periode sebelumnya, peneliti PSHK menyatakan kemungkinan kecil ada tindakan nyata di periode yang baru.

”Catatan kami, tidak terealisasinya komitmen pemerintah dalam penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. Contohnya dalam kasus Novel,” jelas Direktur Advokasi dan Jaringan PSHK Fajri Nursyamsi, kemarin.

Pemerintah hanya fokus pada penyelesaian pelanggaran yang dianggap mengancam posisi penguasa. Khusus untuk kasus Novel, Fajri menyatakan bahwa sebenarnya sudah cukup waktu yang dibutuhkan untuk mengungkap. Hanya bergantung pada kemauan pemerintah, ingin mengungkap atau tidak. ”Karena sebenarnya muaranya ada di presiden untuk pengungkapan kasus ini,” lanjut Fajri.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *