Meski belum sepenuhnya api dapat dipadamkan namun setidaknya dapat diminimalisir. Tak separah beberapa hari sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Koltim, Anzarullah.Kata dia, meski berhasil meredam memadamkan api pada sejumlah titik, tim gabungan belum dapat ditarik dari lokasi kebakaran di Kecamatan Tinondo, Kabupaten Koltim.

“Tim gabungan tetap siaga 24 jam. Kerja keras tim selama beberapa hari terakhir ini dapat memadamkan api dan menghalau asap yang sempat sampai di ibu kota Kabupaten Koltim dan kecamatan lainnya. Semoga hujan turun agar api benar-benar padam,” kata Anzarullah kepada Kendari Pos, Minggu (30/11).

Anzarullah menjelaskan selama 16 hari kebakaran, tim BPBD menurunkan 20 anggota tim reaksi cepat (TRC), empat unit pompa air, satu unit kendaraan taktis TRC, dan mobil pemadam.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lalolae, Sudarni Geno mengatakan, sebagian warga terdampak asap kebakaran lahan gambut di Koltim. Warga mengalamiInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ringan. “Rata-rata semua rawat jalan penderita ispa ringan. Belum ada yang rawat inap,” ujarnya. (kus/c)

Laman: 1 2