Jalur Perseorangan Sepi Peminat – Kendari Pos
Politik

Jalur Perseorangan Sepi Peminat

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Jalur perseorangan (independen) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra) nampaknya akan sepi peminat. Sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan penyerahan dukungan pasangan calon perseorangan pada 3 Desember hingga 16 Desember 2019 lalu, bakal calon (Balon) kepala daerah yang akan maju melalui jalur perseorangan nyaris tidak terdengar riuhnya. Fenomena ini terjadi di tujuh kabupaten yang akan menggelar kontestasi temporal itu.

Di Kabupaten Wakatobi, hingga kini belum ada seorangpun yang melakukan konsultasi terkait pencalonan jalur perseorangan. “Penetapan syarat minimal dukungan dan sebaran Balon perseorangan sudah dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2019. Tapi sampai sekarang belum ada yang berkunjung ke Help Desk kami untuk konsultasi,” ungkap Ketua KPU Wakatobi, Abdul Rajab saat dikonfirmasi, kemarin. Hal senada diungkapkan Ketua KPU Muna, Kubais. Baik dari LO maupun masyarakat biasa, kata dia, belum ada yang terlihat. Diakuinya, animo masyarakat di Muna memang sangat minim untuk memanfaatkan alternatif tersebut. “Melihat situasi yang berkembang di masyarakat, memang belum ada. Biasanya ketahuan kalau ada yang bergerak mengumpulkan KTP. Tapi ini sepertinya tidak ada,” ujar Kubais, kemarin. Di Konawe Kepulauan (Konkep) tak jauh berbeda. Meski sudah ada pihak yang mengunjungi Help Desk KPU Konkep, sama seperti daerah lainnya, suaranya juga masih sayup-sayup. Tidak seperti para Balon yang mendaftar lewat partai politik (Parpol). Sosialisasinya sudah terasa seperti kampanye, spanduk-spanduk bertebaran di mana-mana. “Sudah ada beberapa orang yang konsultasi mengenai syarat pencalonan. Bahkan sudah tiga kali. Mereka orang yang sama. Tapi masih dirahasiakan siapa figur yang akan didorong. Hanya mengatasnamakan diri sebagai masyarakat,” beber Ketua KPU Konkep, Iskandar.

Di Konawe Selatan (Konsel), gejalanya sedikit mirip dengan Konkep. Koordinator Divisi Teknis KPU Konsel, Asriani, saat dihubungi mengatakan, sejauh ini baru ada satu orang yang konsultasi dengan pihaknya. “Ada yang datang, tapi baru sekali. Dia menanyakan terkait batas minimum syarat dukungan dan dokumen pendukung lainnya. Belum jelas siapa yang benar-benar akan menyerahkan syarat dukungan nantinya,” tutur Asriani.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy