Petani cengkih di Kolaka Utara saat panen beberapa waktu yang lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Hasil pemantauan harga perdesaan di Sultra pada periode November tahun ini, mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Sultra mengalami penurunan sebesar 0,80 persen. Ini jika dibandingkan periode sebelumnya (Oktober) yaitu dari 93,06 poin menjadi 92,32 poin.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra Moh. Edy Mahmud mengungkapkan, NTP November mengalami penurunan yang disebabkan empat dari lima subsektor yang membangun NTP Sultra mengalami penurunan yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 0,42 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,62 persen, subsektor peternakan sebesar 0,74 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,73 persen. “Subsektor hortikultura naik sebesar 0,08 persen,” ungkapnya, kemarin.

Lanjut dia, penurunan mencolok terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yang tercatat sebesar 1,62 persen. Hal tersebut disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami penurunan sebesar 1,54 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,09 persen.

Laman: 1 2