DIPA Rp.732 Miliar Mengalir ke Muna dan Mubar – Laman 3 – Kendari Pos
Nasional

DIPA Rp.732 Miliar Mengalir ke Muna dan Mubar

“Terlambat karena banyak yang minta proyek. Tetapi ini harus dihilangkan, Pemkab menyadari betul ekonomi masyarakat masih ditopang belanja modal pemerintah,” tuturnya.

Meski demikian, tandem Bupati Muna LM. Rusman Emba itu menggariskan jika alasan percepatan realisasi tidak boleh mengabaikan transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, proyek harus berjalan sesuai perencanaan baik tahap input, proses dan output. Terpenting, setiap proyek pemerintah harus mendatangkan manfaat untuk masyarakat. “Jangan asal jadi atau yang penting proyek selesai. Itu tidak boleh. Proyek harus berbasis kebutuhan sehingga bukan saja realisasi yang cepat tetapi juga bisa dinikmati masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani mengakui ekonomi masyarakat seringkali lesu untuk periode Januari-Juni. Ia bersama Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada berkomitmen merealisasikan pekerjaan lebih cepat agar perputaran uang bisa terjadi di awal tahun.

Apalagi, kebijakan anggaran Mubar menitikberatkan pada pembangunan ketimbang belanja pegawai. Hal itu pula yang menjadi alasan otoritanya diganjar penghargaan nasional pengelolaan APBD belum lama ini. “Pembagiannya 65 persen APBD untuk pembangunan dan 35 persen belanja pegawai. Kami harap kebijakan itu mempercepat pertumbuhan ekonomi Mubar,” pungkasnya. (ode/b)

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy