“Pak Rusman tetap berpeluang dapat rekomendasi,” jelasnya menegaskan. Kata Endang, pemaparan visi misi hanya salah satu tahapan penjaringan. Partai masih punya indikator lain dalam mengukur kelayakan figur. Meski demikian, DPC Muna berhak untuk tidak mengusulkan nama petahana jika sampai jadwal pemaparan tak beritikad mengembalikan berkas. “Karena prinsipnya DPP pasti akan meminta argumentasi DPC atau DPD dalam mengambil sikap nanti,” paparnya.

Endang menyebut peluang Demokrat melanjutkan koalisi mengusung Rusman tetap terbuka. Ia membantah hubungan partai dengan Rusman tidak lagi harmonis. Demokrat juga menyiapkan sejumlah nama yang berpeluang diusung menjadi bakal calon wakil. Ia menyebut beberapa nama berpengalaman seperti LM. Taufan Alam, Cahwan, Awal Jaya, Aisyah Ditu dan Sukri. “Mereka semua berpengalaman. Demokrat punya banyak kader untuk posisi wakil,” urainya.

LM. Rusman Emba sendiri menegaskan tetap akan menjalin komunikasi dengan partai mana pun, termasuk Demokrat. Dirinya juga menyatakan kesiapan ikut pemaparan visi misi yang sudah diagendakan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Menurutnya, politik selalu dinamis dan sering memberi kejutan. “Saya akan ikut. Kita selalu terbuka dengan partai mana pun tidak terkecuali Demokrat,” argumennya. (b/ode)

Laman: 1 2