Munawar Halil

KENDARIPOS.CO.ID — Jumlah warga Kolaka Utara (Kolut) yang terjaring Program Keluarga Harapan (PKH) terus meningkat. Peningkatan ini tak lepas upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dalam memaksimalkan pendataan warga kurang mampu. Bila awalnya hanya empat kecamatan, kini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah tersebar di 15 kecamatan di Bumi Patampanua. Pada tahun 2019, sebanyak 7.600 warga Kolut masuk dalam PKH.

Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kolut, Munawar Halil mengatakan penerima PKH terbilang sejak 2013 berkisar dua ribuan dan baru mencakup empat kecamatan. Dua tahun kemudian tepatnya 2015 silam telah merambah hingga 15 kecamatan se-Kolut.

“Untuk penyaluran tahun ini sudah berakhir. Terakhir penyalurannya dilaksanakan bulan September lalu. Jadi, kita tunggu saja penyaluran tahun depan. Rencananya, Januari sudah dimulai penyaluran tahap pertama,” ujar Munawar Halil saat ditemui Kendari Pos, Jumat (6/12).

Besaran bantuan yang diterima setiap KPM, jumlahnya bervariasi. Bahkan ada yang menerima bantuan sekitar Rp. 8,8 juta per tahunnya yang disalurkan secara ber tahap per triwulan. Kategori yang menerima full service dari pemerintah itu karena mengantongi lima kreteria dalam satu keluarga meliputi ibu hamil senilai Rp. 2,4 juta, miliki balita sebesar Rp 2 juta, anak SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta dan SMA Rp. 2 juta. “Datanya dimutakhirkan setiap dua tahun,” ucapnya.

Laman: 1 2