684 Pendaftar CPNS Tidak Lolos Berkas : Di Koltim, Tahapan Verifikasi Diperpanjang

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan pendaftar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus mengubur mimpinya menjadi abdi negara. Di Buton Tengah (Buteng), sebanyak 381 berkas pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Dari hasil seleksi administrasi panitia seleksi (Pansel), hanya 3.472 pelamar yang berkasnya memenuhi persyaratan.

Kejadian yang juga terjadi di Buton Utara (Butur) dan Konawe Kepulauan (Konkep). Di Butur, sebanyak 148 berkas pendaftar tidak lolos. Sementara di Konkep, langkah 155 pendaftar harus terhenti setelah berkasnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Berbeda dengan daerah lain, tahapan verifikasi di Kolaka Timur (Koltim) diperpanjang lantaran proses pemberkasan belum rampung. Hingga kemarin, dokumen pendaftaran yang belum diverifikasi sebanyak 2.647 berkas.

Kepala BKPSDM Buteng, Samrin mengatakan tahapan verifikasi berkas CPNS telah selesai. Hasilnya telah diumumkan tanggal 16 Desember lalu. Di tahapan ini, cukup banyak berkas pelamar yang TMS. Dengan dirampungkannya proses pemberkasan ini, seleksi CPNS memasuki tahap sanggahan. “Iya, sudah kita verifikasi semua berkas yang masuk. Totalnya, 3.853 berkas. Namun dari jumlah itu, 3,472 berkas peserta yang dinyatakan lolos. Sementara yang tidak lolos berkas sebanyak 381 peserta,” ujar Samrin saat ditemui Kendari Pos di ruang kerjanya, Selasa (17/12).

Berkas yang dinyatakan TMS kata Samrin, disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, ketidakcocokan antara formasi yang diambil dengan kualifikasi pendidikannya, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang dibawah standar dan masih ada berkas persyaratan yang tidak disetor. “Contohnya, sarjana ekonomi membidik tenaga guru bidang studi IPS. Sementara formasi ini diperuntukan pelamar dengan kualifikasi sarjana pendidikan. Selain itu, nilai IPKnya masih di bawah 3,0. Inilah salah satu alasan berkas peserta dinyatakan tidak lolos,” jelasnya.

Namun demikian, pihak BKPSDM Buteng tetap membuka ruang bagi peserta yang tidak lolos untuk dilakukan sanggahan. Masa sanggah berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 17-19 Desember. Namun sanggahan ini berlaku, apabila persyaratan semua lengkap. Semua sanggahan peserta akan kembali dikaji pihak BKPSDM. Hasilnya, pengkajian berkas akan diumumkan tanggal 26 mendatang.

Di Butur, sebanyak 3.501 pelamar dinyatakan maju tahap selanjutnya. Sebagian besar pendaftar tidak lulus berkas karena surat tanda regestrasi (STR) yang habis masa berlakunya. “Kebanyakan STR-nya sudah kadaluarsa. Kemudian, ada pendaftar tidak sesuai dengan jabatan dilamar dengan ijazahnya. Pendaftar bisa melakukan sanggah jadwalnya 16-19, Desember 2019,” ujar Kepala BKPSDM Butur, La Nita, Selasa (17/12).

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *