Tingkatkan Produksi, Pemkab Kolut Bangun dan Rehabilitasi Saluran Irigasi – Kendari Pos
Kolaka Utara

Tingkatkan Produksi, Pemkab Kolut Bangun dan Rehabilitasi Saluran Irigasi

Bupati Kolaka Utara (Kolut), H Nur Rahman Umar (menunjuk) turun meninjau kondisi saluran irigasi. Tahun 2019, Pemkab Kolut menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun dan merehabilitasi saluran irigasi di sejumlah kecamatan.

KENDARIPOS.CO.ID — Sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas pasangan H Nur Rahman Umar-H Abbas. Jangan heran, kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) lebih berpihak pada pengembangan produk komoditi pertanian dan perkebunan. Salah satunya pada upaya peningkatan produksi beras. Tahun ini, Pemkab menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan dan pemeliharaan saluran irigasi.

Proyek rehabilitasi irigasi tersebar di sejumlah kecamatan. Untuk saluran irigasi Mataleono, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar. Di Rante Angin jumlahnya lebih besar yakni sebesar Rp 1,2 miliar. Sementara lima daerah lainnya anggarannya berkisar ratusan juta. Yakni Batu Putih Rp 744 juta, Wawo senilai Rp 255 juta, Salulotong Rp 564 juta, Majapahit R 552 juta dan saluran Pasampang-Labipi menghabiskan Rp 612 juta.

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar mengatakan pemeliharaan saluran irigasi perlu dilakukan tidak hanya untuk menjaga namun juga peningkatan produksi. Dari sejumlah proyek rehabitilasi irigasi, ada beberapa yang sudah tuntas. Seperti rehabitasi irigasi Mataliono dan Batu Putih.

“Kalau yang lain sudah di atas 50 persen. Sejauh ini, proses pengerjaannya berjalan lancar. Kami optimis bisa dituntaskan di akhir tahun ini,” ujar H Nur Rahman Umar.

Selain perbaikan saluran irigasi, Pemkab juga menggarap sejumlah proyek sambungan perpipaan Sistem Pengembangan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) ke rumah-rumah warga. Proyek ini berlangsung di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Kodeoha, ada lima Desa dan satu kelurahan dengan anggaran mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Selain itu, ada lima desa di Kecamatan Watunohu dengan anggaran senilai Rp 513 juta.

SPAM IKK sambung pasangan duet H. Abbas, juga menyentuh wilayah Pakue Utara mencakup empat desa menghabiskan dana Rp 500 juta. Adapun di Lasusua menghabiskan Rp 700 juta, SPAM Ngapa Rp 386,6 juta serta khusus Desa Watumotaha senilai Rp 379,8 juta juga Nimbuneha Rp 310,8 juta.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top