Tidak Maksimal, Pemprov Bakal Ambil Alih Pengelolaan KSPN Wakatobi – Kendari Pos
Metro Kendari

Tidak Maksimal, Pemprov Bakal Ambil Alih Pengelolaan KSPN Wakatobi

KENDARIPOS.CO.ID — Pemprov Sultra berencana mengambil alih pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi. Sebab pengelolaan yang dilakukan Pemkab setempat dianggap belum maksimal. KSPN Wakatobi yang akan dikelola dalam bentuk Badan Otorita Pariwisata (BOP) akan diubah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dishub Sultra Hado Hasina dalam agenda Focus Group Discussion (FGD).

Menurutnya, KSPN Wakatobi tidak begitu berkembang dan akhirnya dilampaui oleh wisata Likupang di Kabupaten Minahasa Utara (Sulut). “Kini Likupang menjadi salah satu dari 5 destinasi pariwisata super proritas. Padahal, semula dia tidak masuk Ten Bali Baru. Mestinya kita merasa terhina karena Wakatobi hilang dari 10 KSPN”, ujar Hado.

Hado Hasina

Mantan Pj Wali Kota Baubau ini mengungkapkan, Kementerian Pariwisata mendorong KSPN Wakatobi agar tidak tertinggal dari yang lain. Tapi, pembangunan kawasan pariwisata itu terkesan jalan ditempat. Sebelumnya, pemkab mengusulkan agar KSPN Wakatobi dikelola dalam bentuk BOP. Akan tetapi syarat yang dibutuhkan antara lain penyiapan lahan 200 hektar untuk lokasi pembangunan sarana dan prasarana parawisata, namun syarat itu tak teralisasi.

“Kewajiban pemkab hanya menyiapkan lahan sesuai peruntukkannya berdasarkan RTRW Wakatobi. Soal pembebasan lahan bukan urusan pemkab. Namun, hingga Renstra (rencana strategis) Pariwisata Nasional tutup buku 10 Oktober 2018, KSPN Wakatobi tetap tidak ada kemajuan,”ujarnya.

Ia menyebutkan KSPN Wakatobi tidak berkembang karena sosialisasi program itu yang belum maksimal. KSPN Wakatobi merupakan tanggung jawab bersama pemkab kabupaten, provinsi maupun masyarakat. “KSPN Wakatobi adalah milik Sultra. Daerah-daerah sekitar, termasuk Kota Kendari merupakan penyangga kawasan wisata tersebut,” katanya.

Sambungnya, sebelumnya pemerintah telah memberikan dua opsi bagi pengelolaan KSPN, yaitu dalam bentuk KEK dan BOP. Pemkab Wakatobi memilih BOP. Namun, pilihan tersebut tidak terealisasi. Melihat hal itu, Pemprov akan mengambil alih dan ditangani dalam bentuk KEK. “Penanganan dalam bentuk KEK, pemerintah lebih dominan. Sedangkan versi BOP lebih dominan peran swasta kendati tetap dikendalikan pemerintah,” ungkapnya. Selain KEK Wakatobi, Pemprov akan menggarap kawasan wisata Toronipa yang obyeknya mencakup Pulau Bokori, Pulau Hari, Pulau Saponda, Labengki (taman laut), dan Rawa Aopa Watumohae. (yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy