Tarung di Sulut, Lima Pecatur Sultra Bidik Tiket PON

“Ini tinggal menunggu hasil saja. Saya rasa kekuatan yang kita miliki sama rata dengan provinsi lain. Saya rasa kita optimis bisa mengulang seperti PON 2016 lalu,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Perwasitan Percasi Sultra, FA Ali Yasin mengatakan, bahwa seluruh pencatur putra asal Sulawesi, akan menyelesaikan permainan hingga tujuh babak dengan sistem Swiss-Manager. Untuk zona wilayah Sulawesi memang hanya ada dua tiket yang menjadi kuota menuju PON di Papua. Selain itu, untuk peringkat ke dua, tiga dan seterusnya akan dilakukan pada babak Play-Off.

“Jadi, ada kesempatan untuk pencatur lain, untuk bisa mengetahui hasil mereka walaupun tidak sampai di PON,” terangnya.

Kata dia, untuk memperoleh hasil yang baik, setiap pencatur hanya harus bermodalkan tingkat emosional yang stabil. Karena, untuk mengambil sebuah keputusan jalan melalui buah pikir yang tenang tanpa tekanan. Selain itu, juga harus lebih banyak bermain catur untuk memperbanyak jam terbangnya. (int/b)

Facebooktwittermail

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.