Tahapan Pilbup Muna Resmi Ditabuh – Kendari Pos
Politik

Tahapan Pilbup Muna Resmi Ditabuh

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna resmi mengumumkan dimulainya tahapan Pilbup Muna 2020. Launching yang ditandai kegiatan jalan sehat, pengenalan maskot dan jingle itu dihadiri Ketua dan Komisioner KPU Sulawesi Tenggara (Sultra) serta perwakilan KPU kabupaten.

KPU Muna resmi mengumumkan dimulainya tahapan Pilbup 2020. Launching yang ditandai dengan kegiatan jalan sehat, pengenalan maskot dan jingle itu dihadiri Ketua KPU Sultra, Abdul Natsir Muthalib, kemarin.

Ketua KPU Muna, Kubais, menuturkan tahapan helatan demokrasi berbiaya lebih Rp 60 miliar itu sebenarnya sudah dimulai sejak penandatangan NPHD pada 1 Oktober lalu. Kegiatan launching tersebut merupakan upaya sosialisasi perdana penyelenggaraan Pilbup secara terbuka. Ia menyebutkan seluruh tahapan telah ditetapkan dengan kegiatan awal ialah pengumuman syarat peserta perseorangan pada 25 November sampai 11 Desember. Lalu 11 Desember 2019 sampai 5 Maret 2020 merupakan tahap verifikasi dukungan KTP. Sedangkan pendaftaran jalur partai politik dimulai 16 sampai 18 Juni dan penatapan calon dilakukan pada 8 Juli 2020. Masa kampanye dimulai 11 Juli sampai 19 September sebelum sampai pada tanggal 23 September 2020 sebagai hari pencoblosan.

“Kami harap rangkaian tahapan itu dapat disosialisasikan ke masyarakat Muna secara luas,” jelasnya. Kubais mengakui, dari tujuh daerah yang menggelar Pilkada serentak di Sultra, Muna akan menjadi perhatian utama bahkan secara nasional. Hal itu tidak lepas dari kontroversi pelaksanaan pemungutan suara ulang sebanyak dua kali pada Pilbup 2015 lalu. KPU Muna menyadarinya sebagai preseden unik dalam demokrasi. “Tekad kami melangsungkan Pilbup Muna dengan integritas dan progesional serta sebagai role model demokrasi nasional. Tidak boleh lagi ada PSU,” katanya.

Kubais menerangkan, masyarakat perlu memahami jika konsekuensi demokrasi ialah pergantian pemimpin dalam setiap periodisasi tertentu. Makanya, Pilbup jangan dimaknai sebagai ajang memfinah dan mencaci maki. Masyarakat harus menyambut Pilbup dengan gembira dan suka cita. “Pemilihan itu hal wajar dalam demokrasi. Yang tidak boleh hilang ialah kemanusiaan,” ungkapnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy