Sungai di Kolut Tercemar, Hasil Panen Anjlok

Hingga kini, pihaknya belum bisa memastikan terjadi pencemaran lingkungan. Untuk mengetahui, terlebih dahuli harus uji laboratorium di Kendari. Dalam waktu dekat ini, pihaknya telah berencana kembali turun ke lapangan mengambil sampel sebagai bahan pengujian.

Di lokasi terpisah, ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) berunjuk rasa di Kantor Polres Kolut. Massa mendesak pihak kepolisian dan kejaksaan menindak sejumlah dugaan perusahaan tambang yang tidak mengantongi izin dan dokumen yang lengkap beroperasi di Kecamatan Batu Putih. “Kami minta diusut. Kerusakan lingkungan itu hal yang sangat serius. DPRD juga harus turun lapangan menyikapi dugaan ilegal mining,” tegas Yusuf, Korlap GPM.

Seperti diketahui, ada beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Batu Butih. Diantaranya PT Raidili Pratama melakukan penambangan ore nikel selaku Joint Operation (JO) PT Tambang Mineral Maju (TMM), PT. Kasmar Tiar Raya serta PT. Kurnia Mining Resources. (b/rus)

Facebooktwittermail

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.