Sultra Masih Impor Besi dan Baja – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Sultra Masih Impor Besi dan Baja

Infografis Perkembangan Nilai Impor Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Sebuah ironi. Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlimpah sumber daya amal (SDA) dan merupakan penghasil besi serta baja, justru masih harus mengimpor barang tersebut. Itu tergambar dari rilis data perkembangan ekspor dan impor Sultra yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Sultra. Pihak BPS menyebutkan, nilai impor Sultra pada periode September lalu tercatat sebesar US$191,66 juta atau mengalami kenaikan sebesar 32,30 persen jika dibandingkan dengan impor pada bulan sebelumnya (Agustus) yang tercatat hanya US$144,86 juta.
“Kenaikan terbesar impor Sultra terjadi pada kelompok komoditas benda-benda dari besi dan baja senilai US$26,60 juta atau meningkat 93,42 persen dari sebelumnya (Agustus) US$28,47 juta menjadi US$55,07 juta pada September,” ungkap Moh. Edy Mahmud, Kepala BPS Sultra. Berikutnya, lanjut Edy, kelompok mesin/pesawat mekanik menjadi komoditas kedua yang paling banyak diminta di Sultra. Obyek tersebut mengalami kenaikan sebesar 37,06 persen atau sekitar US$20,88 juta dari sebelumnya hanya US$56,33 juta menjadi US$77,21 juta.
Selanjutnya ada impor dari benda-benda yang terbuat dari batu, gips dan semen yang tercatat mengalami kenaikan US$9,39 juta atau sekitar 146,33 persen dari US$6,42 juta menjadi US$15,81 juta. “Sebenarnya ada penurunan pada dua komoditas impor itu beberapa waktu lalu. Seperti impor bahan bakar mineral yang turun sebesar US$9,71 juta atau sekitar 32 persen, kemudian mesin/listrik juga turun sekitar 1,55 persen atau sebesar US$0,36 juta. Hanya saja tidak bisa membendung impor komoditas lainnya, hingga menyebabkan nilai impor kita tetap meningkat,” bebernya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy