Ratusan Penari Kolosal dan Pawai Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Keraton di Baubau – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Ratusan Penari Kolosal dan Pawai Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Keraton di Baubau

KENDARIPOS.CO.ID — Festival Keraton Masyarakat Adat Asean (FKMA) ke-VI Polima (PO5) di Kota Baubau dimulai. Event budaya berskala internasional itu dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, La Ode Mustari sekaligus mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi. Wali Kota Baubau, AS Tamrin tersanjung atas penunjukan Kota Baubau sebagai tuan rumah event internasional ini.

FKMA ke-VI di Baubau ini menjadi momentum untuk mengembangkan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan budaya yang merupakan warisan dari para pendahulu. “Ini menjadi momentum kita untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya masyarakat Buton, masyarakat nusantara dan masyarakat Asean,” ujarnya dihadapan para raja-raja Asean dan raja nusantara dalam seremoni pembukaan FKMA ke-VI, Selasa (19/11).

Mantan Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) itu mengapresiasi kehadiran seluruh tamu agung di Kota Baubau dalam rangka mengikuti pembukaan FKMA. “Kehadiran bapak dan ibu sekalian adalah dukungan luar biasa bagi Kota Baubau. Semua ini akan bergema pada seluruh masyarakat khususnya berkaitan dengan perbaikan moral dan budaya masyarakat,” ungkap Wali Kota Baubau dua periode itu. Sekira 700 penari kolosal dari Kota Baubau dan 27 peserta karnaval budaya dari berbagai kerajaan yang hadir turut memeriahkan pembukaan FKMA di Baubau. Penampilan ratusan penari memukau tamu undangan dan masyarakat yang hadir di Stadion Betoambari. Para penari dari remaja laki-laki dan perempuan tampil dengan balutan busana daerah, tenunan khas Buton.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin (kiri) menerima cendera mata dari Ketua Forum Silaturahmi Kesultanan Nusantara (FSKN), Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat dalam pembukaan FKMA ke-VI, Selasa (19/11).

Acara kian meriah dengan penampilan 27 rombongan pawai budaya dari berbagai kerajaan. Mereka mempertontonkan kekayaan budaya masing-masing. “Terpilihnya Kota Baubau, sebagai tuan rumah FKMA ke-VI merupakan sebuah kehormatan, istimewa dan berkah bagi Kota Baubau. Even berskala internasional dan telah mendunia ini memberikan kesempatan untuk mempromosikan kekayaan budaya masyarakat Buton serta potensi lainya. Sehingga memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah,” kata La Ode Mustari dalam sambutannya.

Lanjutnya, FKMA adalah even internasional yang diharapkan dapat menjaga eksistensi budaya dan hubungan silaturahmi antara sesama masyarakat serta raja-raja negara Asean. “Semoga melalui event ini hubungan kerjasama antara negara-negara Asean tetap terjalin dengan baik dan ditingkatkan. Kita dapat terus bersinergi mendorong percepatan pembangunan bidang pengembangan budaya yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Sehingga dapat berdampak positif bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap La Ode Mustari.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Kesultanan Nusantara (FSKN) Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengungkapkan sebuah kehormatan bagi raja-raja di nusantara dapat hadir di Kota Baubau dan dapat melihat berbagai peninggalan budaya yang masih terpelihara dengan baik. Begitu pula dengan destinasi wisata lain dan kulinernya. “Insya Allah Kota Baubau akan dikunjungi banyak wisatan,” tandasnya. (ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy