PT. PLM Klaim IUP dan Amdal Tak Kedaluwarsa – Laman 2 – Kendari Pos
Nasional

PT. PLM Klaim IUP dan Amdal Tak Kedaluwarsa

Humas PT.PLM, Jamal memastikan perusahaannya telah menunaikan tunggakan royalti dan pajak senilai Rp 8,7 miliar kepada pemerintah daerah. Jamal menunjukkan seluruh dokumen PT. PLM yang telah berakhir 2016 dan diperpanjang per 23 Oktober 2019. Baik itu IUP maupun dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

“Semuanya lengkap. Bahkan IUP dan Amdal kami perpanjang masa berlakunya. Tak mungkinlah kami melakukan aktivitas yang melawan hukum, karena kami mengerti aturan pertambangan,” ujarnya kepada Kendari Pos, Kamis (21/11).

Jamal mengatakan aktivitasnya di Desa Wububangka, Kecamatan Rarowatu Utara adalah resmi. Menurut Jamal, PT.PLM juga sedang melakukan reklamasi, setelah menambang beberapa tahun lalu. “Jadi bukan belum, tetapi dalam proses (reklamasi), kami memang akui ada beberapa titik yang belum. Tapi bukan berarti tidak ada sama sekali reklamasi, dan kami akan upayakan menyeleasikan secepatnya,” kata Jamal.

Dalam IUP PT.PLM tidak ada tertera kawasan hutan lindung melainkan Area Penggunaan Lain (APL) dan Hutan Produksi (HP). Dimana 102 hektar lahan PT.PLM hanya 10 persen saja HP, sisanya APL. “Untuk apa kami menambang di hutan lindung sementara kami punya APL yang sangat luas. Di APL saja kami belum tentu bisa habiskan, masa kita mau mengolah di hutan lindung,” jelas Jamal.

Laman: 1 2 3

3 Comments

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy