Potret Buram Guru Honorer : Tidak Manusiawi, Gaji Kecil Dituntut Bekerja Maksimal – Laman 2 – Kendari Pos
Nasional

Potret Buram Guru Honorer : Tidak Manusiawi, Gaji Kecil Dituntut Bekerja Maksimal

30 Persen Sekolah Belum Terakreditasi

Kemajuan pendidikan bukan hanya dari aspek kesejahteraan guru, namun juga dari aspek sarana dan prasarana pendidikan. Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM) Sultra, Prof. Dr. Anwar Hafid mengatakan, hingga kini pemenuhan sarana dan prasarana sekolah di Sultra masih jauh dari harapan.

Hasil akreditasi menunjukkah masih ada sekitar 30 persen sekolah baik tingkat SD, SMP, maupun SMA yang belum memenuhi standar. “Dengan kata lain, tidak layak disebut sebagai sekolah yang melayani dalam pembelajaran. Yang paling parah yakni SMK, SLB, dan madrasah swasta di tingkat MI, MTs, serta MA. Jauh dari layanan standar minimal,” ujar Prof Anwar kepada Kendari Pos, Minggu (24/11).

Diungkapkannya, Kabupaten Bombana dan Muna merupakan dua daerah dengan kondisi infrastruktur terparah. Lalu menyusul Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan. Prof. Anwar menyebut daerah yang mengalami kemajuan, dia menyebut Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dan Kolaka Utara (Kolut).

“Tahun ini, sekolah yang ditangani Pemda di dua daerah tersebut telah terakreditasi hampir seluruhnya. Selain dua daerah ini, masih banyak sekolah yang belum memenuhi standar. Upah guru honorer di Koltim juga mengalami peningkatan dari yang sebelumnya hanya Rp. 750.000, tahun 2020 naik menjadi Rp 1.250.000,” tandasnya. (idh/uli/a)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy