KENDARIPOS.CO.ID — D (23) warga Kelurahan Sakuli Kecamatan Latambaga dan P (23) warga Desa Sani-sani Kecamatan Samaturu tak bisa berkutik saat dicokok Unit Reskrim Polsek Samaturu di kediamannya masing-masing, Selasa (12/11). Kedua pemuda tersebut diciduk karena diduga telah melalukan penganiayaan terhadap Ismail (27).

Kapolsek Samaturu Iptu M.S. Haliek melalui PS Paur Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi menguraikan kejadian itu bermula saat korban bersama delapan rekannya mengunjungi wisata Pantai Kaju Angin Minggu (10/11) lalu. Saat berada di lokasi wisata, korban dan rekannya dihadang kelompok pemuda yang sedang pesta miras. “Korban bersama rekannya berusaha untuk menghindari pertengkaran. Namun satu dari kelompok pemuda pesta miras memukul korban dan diikuti oleh teman-teman terduga pelaku,” ujarnya.

Dua tersangka (blur) saat diamankan.

Mantan Kasi Humas Polsek Wundulako ini menambahkan, akibat dari penganiayaan tersebut, korban yang merupakan warga Desa Mokupa, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur itu mengalami luka pada bagian kepala dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Kedua terduga pelaku tersebut telah diamankan di Mapolsek Samaturu. D dan P dijerat pasal 170 ayat (1) KUHP Subs Pasal 351 ayat (2) KUHP. Ancamam hukuman maksimal lima tahun penjara. (fad/c)