Pilbup 2.020 di Sultra, Pertarungan Klasik Berpotensi Terjadi – Kendari Pos
Politik

Pilbup 2.020 di Sultra, Pertarungan Klasik Berpotensi Terjadi

KENDARIPOS.CO.ID — Belakangan ini, konstelasi politik pada sejumlah daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mulai mengalami perubahan. Menurut Pengamat Komunikasi Politik Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh. Najib Husain, hal ini dipengaruhi munculnya sejumlah figur baru. Di antara mereka ada yang memang kader partai, dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS), ada pula karyawan atau petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Tapi saya ragu, partai politik (Parpol) berani meloloskan kadernya yang masih baru dalam kontestasi Pilkada ini. Karena mereka sudah pasti minim pengalaman dan logistik. Adapun yang nonkader, biasanya yang menjadi pertimbangan kemampuan logistik, elektabilitas, dan komitmen membesarkan partai,” ujar Najib Husain.

Dosen Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (UHO) ini juga menyinggung soal Pilkada di Buton Utara (Butur). Ia berpendapat, meskipun ada figur baru di daerah itu yang namanya baru mencuat, pertarungan klasik antara M. Ridwan Zakaria melawan Abu Hasan kemungkinan besar akan terjadi. Menurutnya, figur baru akan berpeluang memenangkan pertarungan hanya jika pemilih-pemilih yang muncul adalah mereka yang bosan terhadap pilihan monoton. Sebagaimana diketahui, apabila Abu Hasan dan M. Ridwan Zakaria kembali diusung pada Pilkada Butur tahun 2020, maka ini akan menjadi pertarungan yang ketiga kalinya. Keduanya merupakan rival sejak tahun 2010 yang pernah menang secara bergilir dalam setiap kompetisi perebutan kursi orang nomor satu di daerah itu.

“Untuk kasus di Butur, saya menilai, figur baru seperti Aswadi Adam agak terlambat muncul. Sehingga memerlukan usaha ekstra untuk bisa bersaing dengan para pemain lama yang kaya pengalaman berpolitik. Apalagi pemilih-pemilih di Butur masih banyak yang loyal pada Abu Hasan dan Ridwan Zakaria. Kecuali jika ada kejadian khusus tadi maka ada peluang,” terangnya. Jika peluang menang pendatang baru ini kecil, lanjut dia, paling tidak kehadirannya dapat memecah suara yang akan menguntungkan incumben (petahana), dalam hal ini Abu Hasan.

Selain itu, kata dia, wakil yang dipilih akan menjadi salah satu faktor penentu kemenangan. “Setiap calon perlu berhati-hati untuk memilih wakil,” pungkasnya. Sosok baru yang diketahui telah mendaftar pada sejumlah Parpol di Butur antara lain M Aswadi Adam (Kepala BRI Unit Taliabo, Ternate), Fahrul Muhammad (mantan Kadis Pendidikan Butur) dan Muhammad (Hakim PN Surakarta). (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top