Peserta Mandiri Diimbau Tak Pindah Kelas – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Peserta Mandiri Diimbau Tak Pindah Kelas

AGUS SETIAWAN/KENDARI POS
IMBAU: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Iwan Kurnia (berdiri) saat memberikan pemaparan terkait penyesuaian tarif baru iuran JKN KIS, kemarin

KENDARIPOS.CO.ID — Ditetapkannya iuran baru JKN-KIS yang berlaku mulai tahun depan rupanya membuat sebagian warga metro resah dan ingin pindah kelas. Wati (35) yang dijumpai Kendari Pos di Kantor BPJS Kendari mengaku berencana untuk pindah kelas. Dari kelas I menjadi kelas II. “Saya lihat infonya di koran, ada kenaikan iuran BPJS. Jadi, rencana saya mau pindah. Tapi saya lihat sikon (situasi dan kondisi) dulu,” ujarnya, kemarin.
Mengetahui informasi itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Iwan Kurnia mengimbau masyakat agar tidak pindah kelas. Alasannya, penyesuaian iuran kali ini tidaklah besar jika dibandingkan dengan pelayanan yang akan diterima nantinya saat membutuhkan layanan kesehatan. “Tapi semua kembali lagi kepesertanya,” ujarnya, Jumat (15/11).
Iwan memberikan tips kepada masyarakat, khususnya peserta mandiri agar tidak terbebani dengan naiknya iuran JKN-KIS. Simpel saja kata Iwan, peserta mandiri bisa menyisihkan pendapatan perhari. Misalnya iuran kelas satu yang saat ini dibanderol Rp 160.000 per jiwa, itu bisa dicicil Rp 5.333 per hari. Kemudian kelas dua Rp 110.000 bisa dicicil Rp 3.667 per hari dan untuk kelas tiga bisa dicicil Rp 1.400 per hari, karena iurannya hanya Rp 42.000. “Tapi nyicilnya bukan di BPJS, melainkan ditabung dulu untuk kemudian dibayarkan setiap bulannya,” imbaunya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy