KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam Perpres tersebut terdapat beberapa perubahan penyesuaian iuran jaminan kesehatan.

Iuran untuk kategori peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) misalnya, itu terjadi kenaikan. Untuk kelas III naik menjadi Rp 42.000 dari Rp 25.500, kemudian kelas II menjadi Rp 110.000 dari Rp 51.000 dan kelas I menjadi Rp 160 ribu yang sebelumnya hanya Rp 80.000. “Tarif ini berlaku mulai 1 Januari mendatang,” ujar Iwan Kurnia, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Kamis (31/10).

Untuk kategori Peserta Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah pusat, lanjut Iwan, besaran iurannya sebesar Rp 42.000 per orang perbulan. Kemudian Peserta PBI yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah, juga akan mendapat bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 19.000 per orang per bulan. “Itu untuk bulan pelayanan 1 Agustus – 31 Desember mendatang,” ujarnya.

Adapun kategori peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), batas paling tinggi gaji atau upah per bulan yang digunakan yaitu sebesar Rp 12 juta, dengan komposisi lima persen dari gaji atau upah per bulan, dan dibayar dengan ketentuan empat persen dibayar oleh Pemberi Kerja, dan satu persen dibayar oleh peserta.

Laman: 1 2