Peduli Kesehatan, Dosen UHO Helat Pemeriksaan Kimia Darah – Kendari Pos
Edukasi

Peduli Kesehatan, Dosen UHO Helat Pemeriksaan Kimia Darah

Suasana pemeriksaan kesehatan untuk memantau penyakit sindroma metabolik di Desa Anggalomoare, Kecamatan Anggalomoare, Konawe Selatan.

KENDARIPOS.CO.ID — Berbagai persoalan kesehatan yang dialami masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menjadi perhatian berbagai pihak, baik itu pemerintah, organisasi masyarakat, organisasi profesi hingga perguruan tinggi. Sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Sultra, Universitas Halu Oleo (UHO), sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) senantiasa berupaya melibatkan diri untuk memberikan sumbangsih positifnya melalui pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran UHO dengan tema “Pemeriksaan Kimia Darah dalam Rangka Pemantauan Penyakit Sindroma Metabolik di Desa Anggalomoare Jaya, Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)”.

Pengabdian masyarakat ini diketuai Andi Noor Kolidha, S.Si., M. Biomed, dengan angota Sufiah Asri Mulyawati, S.Si, M.Kes., Tien, S.Si, M.Sc., Hartati, S.Si., M.Kes., dr. Irawaty, Sp.PK.,M.Kes.

Hasil survei awal mereka di Desa Anggalomoare Jaya terhadap 527 orang, dari 128 kepala keluarga, ditemukan bahwa penyakit sindroma metabolik masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dijumpai di masyarakat diantaranya hipertensi, asam urat, dan diabetes melitus. Sekitar 8 persen penduduk menderita penyakit sindroma metabolik.

“Permasalahan kesehatan di desa ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya Persentase penduduk Desa Anggalomoare Jaya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga, menghasilkan kepadatan bangunan dan hunian yang semakin tinggi. Apabila fenomena ini tidak didukung dengan manajemen kesehatan yang baik tentunya akan berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat di daerah tersebut,” ungkap Andi Noor Kolidha, S.Si., M. Biomed., Ketua Pengabdian FK tersebut, Kamis (28/11).

Secara umum penyakit sindroma metabolik diartikan sebagai proses penurunan fungsi organ tubuh yang umumnya terjadi pada usia lanjut. Namun ada kalanya juga bisa terjadi pada usia muda, akibat yang ditimbulkan adalah penurunan derajat kesehatan yang biasanya diikuti dengan penyakit. Akibat yang paling bahaya dari penyakit ini adalah rasa sakit dan juga sangat menyita biaya terutama saat masa tua, dan bisa juga akan berakhir dengan kematian.

“Penyakit yang banyak ditemukan pada warga Desa Anggalomoare Jaya ini memang didominasi di usia lanjut namun demikian dengan perubahan pola makan dan pola konsumsi saat ini risiko penyakit degenaratif pada semua orang semakin meningkat. Kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan mengonsumsi makanan junk food yang secara pelan-pelan akan menyebabkan risiko terkena penyakit sindroma metabolik akan semakin tinggi,” bebernya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy