Pagelaran Seni Budaya dan SMS Dimulai : Kaum Milenial Pelestari Budaya Daerah – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Pagelaran Seni Budaya dan SMS Dimulai : Kaum Milenial Pelestari Budaya Daerah

Danrem 143 HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto (enam dari kanan), Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio (lima dari kanan), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (empat dari kanan), Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Dikbud Sultra, Dodhy Syahrulsah (kiri) dan perwakilan forkopimda Sultra berfoto bersama usai peluncuran Siswa Mengenal Sultra (SMS) di Aula Dikbud, Kendari, Senin (25/11).

KENDARIPOS.CO.ID — Pagelaran seni budaya dan Siswa Mengenal Sultra (SMS) dimulai, Senin (25/11). Puluhan siswa dari SMA/SMK dan sederajat berkumpul di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Mereka akan berkompetisi dalam beragam lomba bernuansa kebudayaan daerah.

Pelibatan kaum milenial dalam pagelaran seni budaya dan SMS itu akan menambah perbendaharaan pengetahuan mereka akan budaya daerah. Outputnya yang diharapkan budaya daerah dapat lestari. Dan ditangan para kaum milenial itulah, budaya akan terus lestari sepanjang masa.

Hal itu senada dengan pernyataan Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio saat mewakili gubernur membuka kegiatan tahunan harian Kendari Pos dan Dikbud Sultra itu. “Kita punya beragam budaya. Aktualisasi nilai-nilai budaya daerah Sultra dalam pagelaran seni budaya yakni lomba pidato berbahasa daerah, tari kreasi daerah dan lomba lagu daerah. Ini mengandung makna dan semangat pelestarian budaya. Misalnya, lomba bahasa daerah. Kita kenalkan bahasa daerah melalui lomba ini, karena banyak anak-anak sudah tidak mengenal lagi bahasa daerah.Begitu pula dengan tari dan lomba lagu daerah,” ujar Asrun Lio.

Pagelaran seni budaya kali ini merupakan tahun ketiga digulirkan harian Kendari Pos bersama Dinas Dikbud Sultra. “Kita patut apresiasi pencetusnya, Kendari Pos. Upaya pelestarian budaya melalui kegiatan ini akan terus kita dukung. Melalui event ini, anak-anak muda Sultra lebih mengenal budaya daerah satu sama lain,”jelas Asrun Lio.

Selain itu, pagelaran seni budaya ini selaras dan seirama dengan visi misi Gubernur Sultra dan Wakil Gubernur Sultra yakni Sultra beriman dan berbudaya. “Melalui lomba bernuansa daerah ini, mari kita lestarikan kekayaan budaya daerah. Terutama kepada anak-anak siswa kita di sekolah. Satu janji saya kepada masyarakat terpenuhi, yaitu melestarikan bahasa lokal. Ini cara kita untuk melestarikan bahasa kita yang hampir punah. Kita harus memelihara bahasa lokal, sembari menguasai bahasa asing sebagai bahasa internasional,” ajak Asrun Lio.

Sementara itu, Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi mengatakan, pagelaran seni budaya sebagai perekat antar sesama siswa agar dapat mengenal berbagai budaya daerah di Sultra. “Upaya ini untuk melahirkan kesamaan sebagai satu kesatuan. Kita mungkin memiliki perbedaan bahasa, serta beberapa kebudayaan lain, tapi kita satu untuk Sultra yang lebih baik,”ujarnya.

Dia menambahkan, begitu beraneka ragam suku dan budaya di Sultra. Semua keragaman budaya itu akan tersaji dalam pagelaran seni budaya. Siswa-siswa di Kota Kendari perlu mengenal karakter budaya dari Kolaka Utara, Buton Utara, Muna dan sebagainya. “Silang pengetahuan seperti ini kita harapkan para siswa dapat menjadi satu kesatuan pandang, satu kesatuan budaya yang melahirkan satu semangat juang dalam satu kebersamaan,”pungkasnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy