KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyambut positif langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan laman aduanasn.id. Tjahjo menyambut positif karena lewat laman tersebut masyarakat dapat mengadukan ASN yang diduga terpapar radikalisme. “Terkait adanya portal aduan ASN merupakan hasil kesepakatan tim sebelas kementerian/lembaga, termasuk Kominfo, BIN dan BNPT dengan sejumlah pertimbangan,” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (13/11).

Tjahjo Kumolo

Mantan Mendagri ini kemudian memaparkan sejumlah pertimbangan yang dimaksud. Antara lain, masalah radikalisme negatif merupakan masalah yang sangat serius, karena mengancam ideologi bangsa dan NKRI. “Karena sifat dampaknya, maka aduan ASN terkait radikalisme dibuat secara khusus, terpisah dari aduan terkait disiplin maupun aduan reguler lainya, sehingga dalam merespons dan pengolahan pengaduannya bisa lebih cepat,” katanya.

Tjahjo juga mengatakan laman aduanasn.id lahir sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons hal-hal yang cenderung terus berkembang belakangan ini. “Nah, dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka saya sepakat dibuat portal aduan ASN,” pungkas Tjahjo.(gir/jpnn)