KENDARIPOS.CO.ID — Produksi sampah plastik setiap hari di Kota Kendari mencapai 31 persen dari 229,46 ton sampah. Sampah yang sulit terurai itu berbahaya dan mengancam lingkungan. Penanganan sampah plastik mulai menjadi perhatian serius. Karena itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mendorong semua pihak untuk meminimalisir penggunaan kantong kresek alias plastik. Sulkarnain lantas menerbitkan surat edaran agar semua organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga pusat perbelanjaan untuk meminimalkan penggunaan plastik sebagai pembungkus barang belanjaan.

Laman: 1 2