Kotak Kosong di Pilkada tak Demokratis – Laman 2 – Kendari Pos
Politik

Kotak Kosong di Pilkada tak Demokratis

Komunikasi dengan Ilmiati Daud pun tetap intens dilakukan sembari menunggu hasil survei. Meski tidak pernah mendaftar sepaket, Haliana mengaku sudah “klop” dengan kader Partai Bulan Bintang (PBB) itu. “Kami memang niat untuk maju bersama. Sampai hari ini tetap konsisten Ilmiati kosong dua (calon wakil bupati), saya kosong satu (calon bupati),” tegasnya.

Pengamat Komunikasi Politik Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh. Najib Husain, mengatakan, fenomena calon tunggal di Pilkada tidak baik bagi iklim demokrasi. Selain ketidakmampuan partai menawarkan kader terbaik, syarat dukungan yang dinilai berat juga menjadi salah satu penyebab adanya calon tunggal. Karenanya, kata dia, harus ada aturan administratif untuk menutup kemungkinan munculnya Pilkada kotak kosong. Ia juga berpendapat, kaderisasi partai harus dihidupkan kembali. “Kompetisi yang tanpa lawan sebenarnya kurang sehat. Jangan sampai ada figur-figur kapabel yang tidak berhasil maju karena sulitnya mendapatkan kendaraan politik,” ujar Najib Husain. (b/uli)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy