Kolaka Utara Dikepung Tambang Ilegal – Laman 2 – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Kolaka Utara Dikepung Tambang Ilegal

Sementara itu, Ketua DPRD Kolut, Buhari mengaku dirinya telah berkoordinasi ke Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra. Di dinas yang dinakhodai Buhardiman itu, Buhari menanyakan jumlah dan legalitas perusahaan tambang yang mengeruk nikel di daerahnya.

Buhari mengutip pernyataan dari ESDM Sultra, bahwa hanya sembilan perusahaan yang memiliki Rencana Kegiatan dan Anggaran Biaya (RKAB). Namun tidak ada yang punya legalitas melakukan pengiriman ore. “Tidak ada yang boleh mengirim ore,” tegasnya.

Faktanya, kapal tongkang masih hilir mudik mengakut ore di wilayah perairan Kolut. Khususnya di wilayah Kecamatan Batu Putih dan Tolala. “Semua melanggar,” tegas Buhari.
Ia juga meminta Dinas ESDM Sultra agar memberikan data perusahaan legal ke DPRD dan Pemkab Kolut sehingga mudah diawasi.

Buhari menjelaskan berdasarkan paparan pihak ESDM bahwa perusahaan yang mengeruk mineral di Kolut hanya berbebekal regulasi kementerian berupa pemenuhan royalti. Padahal di tingkat provinsi, masih Peraturan Gubernur (Pergub) tahun 2013. “Kami minta semua perusahaan ditertibkan dulu. Karena kalau begini terus, banyak dirugikan, baik pemerintah, masyarakat hingga lingkungan,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Gubernur Sultra, Ali Mazi meminta Bupati Kolut Nur Rahman Umar melaporkan secara resmi terkait dugaan pertambangan ilegal di daerahnya. Ali Mazi mengungkapkan kalau benar ilegal, pihaknya akan segera menyelesaikan persoalan tersebut. “Ilegalnya seperti apa harus dijelaskan secara rinci. Kalau bisa kita benahi maka kita rapikan. Kalau sudah kelewatan, maka bisa ditindak secara hukum,” tuturnya saat ditemui di rumah jabatan gubernur, Jumat (29/11).

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy